• Jumat, 12 Agustus 2022

Wagub Ariza: Pelaku Pungli Di Tanjung Priok Harus "Disikat"

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:19 WIB
Wagub DKI Ariza
Wagub DKI Ariza

JAKARTA: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mendukung perintah Presiden Joko Widodo agar aparat Kepolisian menindak tegas preman yang melakukan pungutan liar atau meminta paksa uang kepada sopir angkutan barang di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Saya setuju dengan Pak Jokowi, tidak dibenarkan pungli di mana pun, tidak hanya di Tanjung Priok, di pelabuhan atau di mana pun," kata Riza di Jakarta, Jumat 11/6/2021).

Ariza menyatakan seluruh aparat harus disiplin dan berintegritas menjalankan tugas sesuai kewenangan maupun aturan yang berlaku serta menjadi contoh teladan bagi masyarakat.

Wagub DKI juga meminta masyarakat melaporkan kepada aparat penegak hukum saat menemukan premanisme atau pungutan liar agar segera dilakukan tindakan tegas.

Diungkapkan Wakil Gubernur DKI yang menggantikan Sandiaga Uno itu, Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta Forkominda lainnya melalui pertemuan rutin setiap pekan.

"Kegiatan bersama dan berkoordinasi melakukan rapat, dialog serta mencari solusi terkait masalah yang ada di Jakarta," tutur Riza.

Sebelumnya, Presiden Jokowi bertemu sejumlah sopir kontainer untuk mendengar langsung keluhan terkait adanya pungutan liar (pungli) Sopir bernama Agung Kurniawan (38) warga asal Ngawi mengadukan kepada Presiden tentang maraknya pungli menimpa di depo pelabuhan.

Depo adalah tempat meletakkan kontainer yang sudah dipakai atau mengambil kontainer yang akan dipakai "shipping line".

Hal itu dikonfirmasi pula oleh rekan Agung bernama Abdul Hakim. Abdul mengatakan kemacetan menambah leluasa pergerakan para preman tersebut dalam menjalankan aksinya memalak supir kontainer.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

PT Fajar Paper Terus Terapkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:21 WIB

Digelar Lomba Kicau Burung Pra Piala Gubernur DKI

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:53 WIB
X