• Minggu, 27 November 2022

Urgensi Dana Desa

- Senin, 31 Mei 2021 | 09:45 WIB

Keberhasilan alokasi dana desa tergambar dari pembangunan 1.140.378 meter jembatan, 191.600 km jalan desa, 8.983 pasar desa, 37.830 kegiatan BUMDes yang semakin aktif, pembangunan 4.175 embung desa, 58.931 saluran irigasi dan sarpras lainnya. Implikasi dari sukses alokasi dana desa diharapkan mampu membangkitkan geliat ekonomi di desa sehingga berpengaruh positif terhadap kondisi ekonomi di desa khususnya dan di daerah pada umumnya. Secara tidak langsung dampaknya akan bisa mereduksi kemiskinan dan pengangguran karena terjadi

peningkatan pendapatan dan daya beli. Meskipun demikian pencapaian terhadap itu semua tidaklah mudah dan laporan Bank Dunia pada tahun 2017 memberikan gambaran bahwa alokasi dana desa tidak secara otomatis berpengaruh bagi peningkatan kesejahteraan terutama akibat perilaku belanja yang berbeda. Jadi, memang harus ada review setiap saat dari alokasi dana desa agar bisa lebih tepat sasaran termasuk juga untuk aspek pengawasannya agar dana desa tidak diselewengkan, apalagi di korupsi

Kekhawatiran terhadap penyelewengan tentu beralasan terutama dikaitkan dengan fakta oknum dibalik penyaluran dana desa, apalagi kasus korupsi bansos yang kemarin terjerat OTT KPK. Selain itu, politisasi dari dana desa juga harus dicermati. Kasus di sejumlah daerah pernah terungkap, misal penempelan stiker petahana atau kandidat yang masih ada kekerabatan dengan petahana (politik dinasti). Transparansi dana desa penting agar tidak disalahgunakan pemanfaatannya dan sukses dana desa bisa merealisasikan sukses dari semangat era otda untuk memacu ekonomi di daerah dan mereduksi migrasi. ***

  • Dr. Edy Purwo Saputro, SE, MSi - Dosen Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Solo

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

Pj Gubernur Heru: Soliditas Tiga Pilar Jaga Kamtibmas

Rabu, 23 November 2022 | 22:09 WIB

Dorong Kesejahteraan Pekerja, DKI Lanjutkan KPJ

Jumat, 18 November 2022 | 16:04 WIB
X