• Jumat, 9 Desember 2022

Kendaraan Pribadi Dilarang Lewati Kota Tua Untuk Kurangi Pencemaran

- Jumat, 18 Desember 2020 | 19:52 WIB
Kepala Dinas Perhubungan  DKI Jakarta Syafrin  Lupito  memberikan pengarahan kepada aparatnya terkait penataan kawasan Kota Tua,Jumat (18/12/2020).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito memberikan pengarahan kepada aparatnya terkait penataan kawasan Kota Tua,Jumat (18/12/2020).

JAKARTA: Kawasan Wisata Kota Tua, terus ditata. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan kebijakan Low Emission Zone (LEZ)/Kawasan Rendah Emisi di wilayah ini. Yaitu membatasi akses kendaraan pribadi dan kendaraan barang menuju Kawasan Kota Tua dengan pengecualian tertentu dan terbatas.

Uji coba penerapan kebijakan LEZ dilakukan mulai Jumat (18/12/2020) pukul 09.00 hingga Selasa (23/12/2020) yang selanjutnya akan dilaksanakan evaluasi sebelum nantinya kebijakan tersebut diterapkan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan penerapan kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Pada tahap awal, area penerapan Kawasan Rendah Emisi di Kota Tua meliputi Jl. Pintu Besar Utara - Jl. Kalibesar Barat sisi Selatan - Jl. Kunir sisi Selatan - Jl. Kemukus - Jl. Ketumbar - Jalan Lada. Di tahap ini, kendaraan pribadi baik roda 2 dan 4, dan angkutan barang tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ, dengan pengecualian yang telah diatur,"  kata Syafrin pada Jumat (18/12/2020).

Pengecualian diberikan kepada kendaraan yang telah lulus uji emisi dengan stiker dalam 2 jenis: • Stiker Orange: diperbolehkan melalui ruas jalan LEZ khusus pukul 06.00 – 08.00 dan 16.00 – 18.00, wajib lulus uji emisi. • Stiker Biru: diperbolehkan melalui ruas jalan LEZ tanpa batasan waktu, wajib lulus uji emisi.

Sementara itu, untuk kegiatan loading dan unloading logistik dipusatkan di Jl. Kalibesar Timur sisi selatan (tanpa batasan waktu). Kemudian Syafrin turut menambahkan, pada tahap II kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum non TJ tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ. Lalu pada tahap III Ketika Jl. Lada sisi selatan telah mulai dibangun menjadi Pedestrian Plaza, maka arus lalu lintas dialihkan melalui Jl. Lada sisi Selatan Bank Mandiri. Serta tahap lanjutan (Jl. Pintu Besar Utara – Jl. Kalibesar Barat sisi selatan – Jl. Kunir sisi selatan – Jl. Kemukus – Jl. Ketumbar – Jl. Lada sisi utara – Jl. Lada selatan Bank Mandiri – Jl. Pintu Besar Selatan).

Kebijakan LEZ diberlakukan di Kawasan Kota Tua karena kawasan ini merupakan lokasi objek revitalisasi kawasan besar dengan demand pariwisata tinggi. Konsep penataan yang baik akan semakin mendorong masyarakat semakin tertarik untuk mengunjungi Kawasan Kota Tua.

Selain itu, dengan tingginya aktivitas masyarakat di dalam Kawasan Kota Tua, maka jaminan penyediaan kualitas udara yang baik menjadi mandat yang perlu dilaksanakan pemerintah.

Kualitas udara yang baik juga ikut melindungi kondisi bangunan cagar budaya yang banyak terdapat di kawasan wisata Kota Tua. Kebijakan ini akan paralel dengan dilaksanakannya kegiatan Penataan Kawasan Stasiun Jakarta Kota dan Pembangunan Jalur dan Stasiun MRT Jakarta yang akan semakin mempermudah akses masyarakat dari dan menuju Kawasan Kota Tua. Secara lebih rinci, kegiatan penataan yang akan dilakukan di Kota Tua sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

DKI Siap Bantu Pembangunan Tambahan Masjid Istiqlal

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:38 WIB

Jelang Natal Harga Bahan Pangan di Jakarta Terkendali

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:59 WIB
X