• Sabtu, 13 Agustus 2022

Rakor Organisasi Pewayangan, Mempertahankan Eksistensi Wayang Di Tengah Era Digitalisasi

- Selasa, 10 Maret 2020 | 18:06 WIB

JAKARTA: Eksistensi wayang sebagai budaya bangsa terus dipertahankan di tengah budaya global yang semakin modern dan kekinian. Hal inilah yang menjadi konsen Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (SENA WANGI) yang setiap tahun menggelar Rapat Koordinasi Organisasi Pewayangan Indonesia. 

Rakor ini melibatkan organisasi-organisasi pewayangan, sanggar/komunitas wayang, lembaga pendidikan seni yang terkait dengan pewayangan, museum maupun dinas pemerintah yang peduli pada pelestarian wayang Indonesia.

Di tahun 2020 sejumlah kegiatan dalam rangka melestarikan wayang pun telah diagendakan. Rencana, strategi dan tantangan ke depan dibahas dalam Rapat Koordinasi Organisasi Pewayangan Indonesia di gedung Pewayangan Kautamaan, TMII, Jakarta, Selasa (10/3/2020). 

Menurut Ketua Umum SENA WANGI Drs Suparmin Sunjoyo tantangan ke depan di era milenial ini, salah satunya bagaimana menanamkan kecintaan seni pertunjukan wayang kepada anak muda generasi milenial. "Saat ini jarang sekali anak muda yang betah menyaksikan pertunjukan wayang sampai selesai. Apalagi jika pertunjukan itu berlangsung hingga pagi hari. Karena itu kita harus punya strategi bagaimana agar generasi muda kita menyukai pertunjukan wayang. Kemasannya mau tak mau harus disesuaikan," kata Suparmin.

Meski perlu mengkolaborasi dengan unsur modern, seperti digitalisasi wayang, namun bukan berarti wayang klasik dengan pakemnya harus dihilangkan. Karena semua ada pasarnya, masing-masing punya sekmen.

"Untuk bisa diterima generasi muda memang kita perlu trobosan, seperti digitalisasi wayang dengan cerita yang lebih simpel dan kekinian. Unsur-unsur modern bisa dimasukkan di pertunjukan wayang," kata Suparmin.

"Meski ada usaha menggabungkan unsur modern, tapi kita juga tetap harus menghadirkan wayang dengan kemurniannya dan tetap mempertahankan pakem-pakemnya. Karena ini juga ada peminatnya. Jadi kita jalani saja semuanya. Masing-masing tetap jalan dengan sekmen yang dimilikinya" kata Suparmin.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang apa saja yang dibahas dalam Rakor  2020, Suparmin menyatakan bahwa agenda pelestarian dan pemajuan wayang Indonesia tahun 2020 antara lain : 

* Perayaan Hari Wayang Nasional Ke-2 Tahun 2020 

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

PT Fajar Paper Terus Terapkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:21 WIB

Digelar Lomba Kicau Burung Pra Piala Gubernur DKI

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:53 WIB
X