• Selasa, 16 Agustus 2022

Di WEF 2020, Menteri AGK Pastikan Komitmen RI Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Sektor industri

- Senin, 20 Januari 2020 | 23:59 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akan menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, 20-23 Januari 2020.

Menurut Menteri Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) agenda ini diyakini sangat penting karena diharapkan dapat memberikan gambaran terhadap kesiapan Indonesia memasuki era industri 4.0 sekaligus merebut peluang untuk peningkatan investasi di sektor industri.

“Indonesia telah meluncurkan roadmap Making Indonesia 4.0 sebagai aspirasi untuk merevitalisasi industri manufaktur di Tanah Air. Inisiatif ini akan memanfaatkan teknologi industri 4.0 dalam perangkat utama produksinya guna memacu daya saing secara lebih efisien,” kata Menperin di Kantor Kemenperin, Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Menperin AGK menyebut, selain akan menjadi pembicara pada sejumlah diskusi panel dalam rangkaian kegiatan WEF 2020, dia juga bakal melakukan pertemuan dengan para pelaku industri skala global dan bertemu dengan Kepala Eksekutif WEF, Klaus Schwab di Davos, Swiss.

“Kami juga akan menghadiri acara pembukaan Indonesia Pavilion,”ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, politisi senior Golkar ini akan menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, khususnya bagi keberlangsungan sektor industri.

“Misalnya dengan kemudahan izin usaha serta pemberian insentif fiskal dan nonfiskal,” jelas putra tokoh nasional Prof Ginandjar Kartasasmita ini.

Terlebih lagi, pemerintah saat ini memfasilitasi pemberian insentif super deduction tax untuk mendorong pelaku industri agar terlibat aktig dalam pengembangan pendidikan vokasi dan kegiatan litbang.

“Kami berharap peningkatan investasi ini makin memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri, terjadinya transfer teknologi, serta menghasilkan produk substitusi impor sekaligus memacu ekspor,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

PT Fajar Paper Terus Terapkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:21 WIB
X