• Rabu, 17 Agustus 2022

Menperin Sebut 5 Syarat Agar IKMA Berdaya Saing Global

- Rabu, 11 Desember 2019 | 16:54 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih pada ajang  ‘Semarak Festival IKMA 2019’ di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/12/2019). (suarakarya.id/laksito)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih pada ajang ‘Semarak Festival IKMA 2019’ di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/12/2019). (suarakarya.id/laksito)

JAKARTA: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan sedikitnya dibutuhkan 5 syarat agar Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) di Tanah Air mampu bersaing di kancah global.

Ke-5 syarat itu adalah pemanfaatan era digital, kreativitas, produk dan SDM yang berkualitas, promosi dan pemasaran, serta kemitraan.

"Jika lima hal itu bisa disandingkan, maka akan membentuk sektor IKMA yang berdaya saing," ujarnya saat membuka ‘Semarak Festival IKMA 2019’ di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Disebutkan, Kementerian Perindustrian senantiasa mendukung kemajuan sektor Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) nasional dengan sejumlah program, yang salah satunya dapat disaksikan melalui gelaran Semarak Festival IKMA 2019 dengan mengangkat tema Transformasi IKMA 4.0 di Balai Kartini Jakarta.

"Pelaksanaan acara ini merupakan salah satu perwujudan Kementerian Perindustrian untuk turut berperan dalam peningkatan daya saing produk serta sumber daya manusia khususnya pada sektor IKMA,” katanya.

Agus memaparkan lima hal dalam kegiatan tersebut, yang bila disandingkan, maka akan membentuk sektor IKMA yang berdaya saing. Yaitu pemanfaatan era digital, kreativitas, produk dan SDM yang berkualitas, promosi dan pemasaran, serta kemitraan.

Pertama yaitu salah satu kegiatan yang dilakukan pada acara itu berupa Penganugerahan Penghargaan “Startup4Industry”, di mana maksud dari program tersebut adalah untuk mendukung transformasi digital industri manufaktur dengan mencetak startup penyedia teknologi bagi industri kecil dan menengah.

“Di sinilah aspek pemanfaatan era digital yang diharapkan dapat menumbuhkan startup dengan produk berbasis industri generasi keempat, menjembatani antara inovasi dengan kebutuhan industri serta memunculkan success story startup sebagai techno providerindustri,” ujar Menperin.

Aspek berikutnya adalah kreativitas, yang dilakukan dengan memberikan ruang kreatif yang lebih luas kepada generasi muda dengan memberikan penghargaan Lomba Desain Indonesia Footwear Creative Competition.

Halaman:

Editor: Laksito Adi Darmono

Terkini

PT Fajar Paper Terus Terapkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:21 WIB
X