• Minggu, 2 Oktober 2022

Pelanggaran Di Jalur Busway Meningkat, PT Transjakarta MoU Dengan Ditlantas Gunakan Sistem ETLE

- Senin, 9 September 2019 | 18:53 WIB
Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono tandatangani nota kesepahaman dengan Dirlantas PMJ Kombes Yusuf tentang penegakan sistem E-TLE di jalur busway
Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono tandatangani nota kesepahaman dengan Dirlantas PMJ Kombes Yusuf tentang penegakan sistem E-TLE di jalur busway

JAKARTA: PT Transportasi Jakarta melakukan nota kesepahaman dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terkait pemanfaatan kamera pemantau di sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.

Dengan nota kesepahaman ini, maka ke depan kamera pemantau ETLE juga akan memonitor seluruh jalur bus Transjakarta dan melakukan sistem penilangan elektronik bagi pengendara kendaraan yang masuk ke jalur bus Transjakarta.

Nota kesepahaman ditandatangani Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, di Gedung Ditlantas Polda Metro, Senin (9/9/2019) sore.

Agung mengatakan kerjasama atau nota kesepahaman yang digagas pihaknya ini ternyata sangat disambut baik Dirlantas Polda Metro Jaya.

"Tujuan kami adalah untuk sterilisasi jalur bus Transjakarta agar mempersingkat waktu tunggu penumpang atas bus Transjakarta di setiap halte," kata Agung, usai menandatangani MoU.

Menurut Agung, pihaknya terinspirasi program ETLE yang diterapkan Ditlantas Polda Metro dengan memasang 12 titik kamera pemantau berfitur istimewa.

"Ke depan kami berharap kamera pemantau ETLE yang ada ini memonitor pelanggaran di jalur busway. Termasuk kamera pemantau tambahan lainnya di Jakarta, agar semunya juga memonitor jalur busway dan melakukan penindakan pelanggaran kendaraan yang masuk ke jalur bus Transjakarta," kata Agung.

Agung mengatakan dari 13 koridor bus Transjakarta, ada 12 koridor yang sangat memerlukan pemantauan dari kameta ETLE ini.

"Sementara yang satu koridor, karena sudah lewat jalan layang khusus maka tidak terlalu diperlukan," katanya.

Halaman:

Editor: B Sadono Priyo

Terkini

X