• Jumat, 9 Desember 2022

Terpidana Habib Bahar Smith Dieksekusi Ke Lapas Pondok Rajeg

- Sabtu, 10 Agustus 2019 | 18:39 WIB
terpidana Habib Bahar Sumith
terpidana Habib Bahar Sumith

JAKARTA: Tim Jaksa Kejaksaan Negeri Bogor dan Tim Jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat  mengeksekusi 3 (tiga) terpidana atas nama : Habib Bahar Bin Ali Smith, Agil Yahya, dan Basit Iskandar yang terjerat kasus kekerasan terhadap anak bernama Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zak.

Eksekusi oleh tim jaksa tersebut didasari putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung Nomor : 219 / Pid.B / 2019 / PN.Bdg yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (incraht) semenjak 7 (tujuh) hari setelah putusan tersebut diucapkan tanpa adanya pengajuan upaya hukum (banding) oleh terpidana dan JPU.

Ketiga terpidana dimasukkan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II.A Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor, untuk menjalani masa hukumannya yang sebelumnya dititipkan sebagai tahanan di Rutan Polrestabes Bandung dan Rutan Polda Jabar.

Hal itu dipublikasikan Puspenkum Kejaksaan Agung melalui siaran pers Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr Mukri SH MH, Jum'at (9/8/2019).

Dalam putusan PN Bandung, Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta merampas kemerdekaan seseorang yang mengakibatkan luka berat, di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan luka berat. Atas perbuatan tersebut yang bersangkutan divonis penjara selama 3 (tiga) tahun dan denda Rp50.000.000,-subsidiair 1 (satu) bulan kurungan. Sedangkan Agil Yahya divonis 2 (dua) tahun penjara dan Basit Iskandar di vonis 1,5 tahun penjara.

Menurut majelis hakim, perbuatan para pelaku tersebut melanggar pasal 333 ayat (2) KUHP jo.pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan pasal 170 ayat(2) ke-2 KUHP dan pasal 80 ayat (2) jo.pasal 76 huruf c UU.RI.No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UU.RI.No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dengan vonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp 50 juta atau 1 bulan kurungan, dan Agil Yahya dengan vonis 2 tahun penjara serta Basit Iskandar dengan vonis 1,5 tahun penjara atas perbuatan menganiaya dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zak mereka menerimanya saja.

 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

DKI Siap Bantu Pembangunan Tambahan Masjid Istiqlal

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:38 WIB

Jelang Natal Harga Bahan Pangan di Jakarta Terkendali

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:59 WIB
X