• Jumat, 19 Agustus 2022

Jenderal Hendardji Dan KSBN Hipnotis Publik Maroko Melalui Pentas Seni Wayang Orang

- Minggu, 14 Juli 2019 | 00:33 WIB

RABAT: Publik yang memadati panggung outdoor Oudayas, Kota Rabat, Maroko pada Senin (8/7/2019) terhenyak dan kagum saat 19 anggota Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) secara apik menampilkan perfomance tari saat pertunjukkan seni wayang orang bertajuk Srikandi Mustokoweni.

Penampilan duta seni tari kebanggaan bangsa ini merupakan perfomance seni wayang orang kedua yang tampil di depan publik Maroko setelah sebelumnya menampilkan cerita wayang Ramayana.

Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji mengaku sangat bangga dengan penampilan timnya. Terlebih sambutan dan antusiasme penonton yang menyaksikan pertunjukan seni wayang Srikandi Mustokoweni tersebut sangat antusias sekali pun komunikasi yang disampaikan penari dalam sendra tari ini dalam bahasa Jawa.

“Kami sangat senang dan bangga atas apresiasi yang begitu antusias dari masyarakat Maroko. Mungkin penontonnya bisa mencapai 2.000 orang,” ujar Hendardji dalam sambungan telepon, Sabtu (13/7/2019).

Tak hanya penonton, Duta Besar RI untuk Maroko merangkap Mauritania dan berkedudukan di Rabat, Hasrul Azwar, serta seluruh tamu undangan pun memberikan apresiasi tinggi atas penampilan KSBN.

Dubes Hasrul Azwar yang sebelumnya dikenal sebagai Legislator Senayan bersama masyarakat Maroko sangat menikmati performa para awak KSBN yang begitu menjiwai cerita putri dari Kerajaan Imaimantaka tersebut.

“Bapak Dubes RI dan seluruh undangan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kebudayaan nusantara. Sungguh, kami merasa terhormat dengan penyambutan seperti itu dan memberikan motivasi kepada KSBN untuk terus berkarya dan memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara,” ujar Hendardji yang juga Ketum Pawon Semar (Paguyuban Wong Semarang) ini.

Salah satu pemain, Yekti Tri Wahyuni, juga mengaku bangga dengan penampilan tim, mampu memberikan kepuasan kepada penonton. Apalagi, kata dia, pesan yang disampaikan dalam cerita Srikandi Mustokoweni tersebut memang sangat penting, yakni merajut perdamaian yang dibangun dengan kekuatan cinta kepada sesama.

“Kami senang bisa memberikan kontribusi positif bagi dunia internasional melalui seni budaya wayang. Dan kami juga bangga melihat sambutan penonton yang sangat antusias dengan penampilan kami,” ujar Nuniek, panggilan Yekti, yang juga Bendahara Umum KSBN.

Halaman:

Editor: AG. Sofyan

Terkini

X