• Jumat, 7 Oktober 2022

Program Transmigrasi Memberi Kontribusi Signifikan Dalam Pengentasan Kemiskinan

- Minggu, 26 Mei 2019 | 17:16 WIB
Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi. (foto, ist)
Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi. (foto, ist)

YOGYAKARTA: Program transmigrasi menjadi salah satu solusi bagi perkembangan indonesia. Pasalnya, program transmigrasi telah memberikan kontribusi signifikan terutama untuk mengatasi problematika kependudukan dan kemiskinan.

Pernyataan itu disampaikan Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) pengembangan ekonomi kreatif atau digital, untuk percepatan pengembangan pembangunan transmigrasi sebagai wujud restorasi transmigrasi, di Ruang Auditorium Merapi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (24/5/2019).

"Wilayah transmigrasi saat ini sudah ada yang menjadi pusat-pusat pertumbuhan di luar Pulau Jawa. Kita sudah melihat bagaimana transmigrasi memberikan kontribusi bagi berdirnya dua provinsi, puluhan kabupaten, ratusan desa dan kecamatan," ungkapnya.

Jadi, dalam berbagai aspek, transmigrasi telah menjadi semacam ikon penting bagi pembangunan industri. Bahkan, menjadi inspirasi bagi negara tetangga untuk mengembangkan hal yang sama.

Dikatakannya, Kemendes PDTT telah membuat dan mengusulkan program revitalisasi perekonomian desa kawasan transmigrasi dan daerah tertinggal. Tujuannya, agar makin tumbuh dan berkembang perekonomiannya.

"Karena itu, kita mesti kawal secara bersama-sama. Asumsi yang kita bangun, ada potensi dari pedesaan atau dari transmigrasi kalau kita bisa mengintervensi secara tepat. Maka, akan memberikan kontribusi yang sangat signifikan terutama bagi pertumbuhan ekonomi bangsa indonesia," tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, Kemendes PDTT sudah mengidentifikasi menyangkut konektivitas atau hubungan antar wilayah transmigrasi, antar wilayah pedesaan, antar perdesaan dan perkotaan, antar pedesaan dengan pusat produksi..

Dia menjelaskan, terkait pengembangan digital ekonomi, telah ditinjau BUMDes dan pasar-pasar yang sudah dibantu dengan mengembangkan penggunaan Cashless Payment yaitu pemanfaatan alat pembayaran digital.

"Cashless ini ternyata mendapat respon masyarakat dengan baik. Sehingga, ke depan kita akan arahkan ke cashless. Penerapan cashless payment system ini, diharapkan dapat memperbaiki sistem pengelolaan manajemen keuangan ataupun data mining yang selama ini menjadi kelemahan menjadi lebih baik di desa-desa di wilayah kawasan transmigrasi," papar Sekhen Kemendes PDTT.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

Hari Jadi ke-495, Momentum Kebangkitan Indramayu

Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:04 WIB

DKI Jakarta Beri Bantuan Hibah ke 11 Daerah

Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:49 WIB
X