• Sabtu, 1 Oktober 2022

Hanya Pelaku UMKM Kuliner Adaptif-Kreatif Bisa Siasati Dampak Pandemi

- Sabtu, 23 Januari 2021 | 22:21 WIB

JAKARTA: Sekjen Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI), Siti Radarwati membenarkan kondisi yang dialami para pelaku ekonomi rakyat saat Indonesia masih belum lepas dari pandemi Covid-19.

Termasuk saat Jawa-Bali ditetapkan pemerintah untuk mengikuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk memutus mata rantai Virus Covid-19 di masa pandemi ini membuat perkembangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) terjadi penurunan.

Menurut Bunda Ati, sapaan akrab Siti Radarwati, bisnis katering salah satu yang terimbas keganasan akibat pandemi Covid-19.

"Bisnis katering mengalami penurunan omzet hingga 40 persen. Bisnis katering seperti wedding oginanizer sangat menurun drastis," ujar Bunda Ati di webinar dengan tajuk: "Kiat Menjadi UMKM Kuliner" di Hotel Aston Priority, Simatupang, Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Bunda Ati menuturkan bisnis kuliner di wedding orginazer dimasa pandemi ini tidak ada kegiatan, berhenti semuanya.

"Semua drop orderan. Kalau dipukul rata bisnis katering turun 40 persen,” ungkapnya.

Meski ada bisnis kuliner yang menurun drastis tapi ada juga bisnis kuliner yang justru naik di masa pandemi ini.

Siti Radarwati berkata bisnis kuliner UMKM yang omzetnya naik di masa pandemi ini adalah pelaku UMKM yang mengoptimalkan digitalisasi yakni memasarkan produk secara online.

“Mereka yang bisa memanfaatkan pemasaran secara online mengalami peningkatan omzet untuk produk-produknya. Sebab ada pergeseran perilaku pembeli yang tadinya melakukan tatap muka menjadi secara online,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

Resep Gado Gado Mantap Ala Chef Yongki Gunawan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:06 WIB

Resep Asinan Buah Bikin Nagih ala Rudy Choirudin

Senin, 8 Agustus 2022 | 13:08 WIB

Resep Soto Padang Berkuah

Kamis, 4 Agustus 2022 | 04:52 WIB

Ini Resep Bubur Ayam dengan Rasa Maknyus

Rabu, 27 Juli 2022 | 09:28 WIB
X