• Selasa, 31 Januari 2023

Tingkatkan Life Skill Santri, Donatur Kerajaan Saudi Wakafkan Tanah di Lombok

- Kamis, 1 Desember 2022 | 19:27 WIB
Donatur dari Kerajaan Arab Saudi mewakafkan tanah bagi peningkatan Life Skill santri Ponpes Lentera Hati Islamic Boarding School (LHIBS), Sesela, Lombok Barat. (Suara Karya/Istimewa)
Donatur dari Kerajaan Arab Saudi mewakafkan tanah bagi peningkatan Life Skill santri Ponpes Lentera Hati Islamic Boarding School (LHIBS), Sesela, Lombok Barat. (Suara Karya/Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Para donator dari tiga kota besar yang ada di Kerajaan Arab Saudi menyerahkan wakaf kepada Pondok Pesantren Lentera Hati Islamic Boarding School (LHIBS). Tiga kota besar dimaksud yakni Makkah, Jedah, dan Riyad.

Pengasuh Ponpes LHIBS Dr. Habibi Muazar menjelaskan, bahwa penyerahan wakaf ini adalah bentuk kerja sama dengan tiga donatur, di mana nanti pada lahan wakaf yang sudah berdiri bangunan ini, akan dibangun asrama untuk para guru yang didatangkan langsung dari Arab Saudi.

“Serah terima Wakaf dilakukan Rabu (30/11/2022) oleh Syekh Mubarok Mursyin Hajiri kepada Pengasuh Pondok di lahan yang diwakafkan, yakni Desa Jati Sela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Selanjutnya nanti akan didatangkan guru dari Arab Saudi yang akan mengajar sesuai dengan keahliannya untuk mengajar di LHIBS,” ujarnya.

Baca Juga: Majelis Hakim: Tanah Wakaf Obyek Perkara Milik Allah, Karenanya Gugatan Penggugat Ditolak Seluruhnya

Bersama para donatur, pihak LHIBS bekerja sama untuk pengembangan pendidikan para santri. Pihaknya akan kerja sama untuk pengembangan santri-santri yang memiliki life skill, sehingga gurunya khusus didatangkan dari Arab Saudi sesuai dengan keahlian.

Baca Juga: Kementerian Agama Luncurkan Program Inkubasi Wakaf Produktif dan KUA Percontohan Ekonomi Umat

Muazar menambahkan, awalnya, pihak donatur ingin memberikan program untuk santriyat, namun karena LHIBS sudah memiliki program khusus untuk santriyat sehingga diubah, dikhususkan untuk program santri, di mana nanti diharapkan para santri tidak hanya pintar agama saja, tetapi juga memiliki life skill.

Menurutnnya, Life skill tidak seperti di SMK. Nanti kurikulum nasional ditambah dengan kurikulum yang dikolaborasi dengan pembelajaran yang diinginkan oleh donatur, dengan diberikan sarana prasarana untuk pengembangan life skill.

“Wakaf yang diterima ini berasal dari beberapa orang donatur dari Arab Saudi. Para donatur nantinya akan melakukan penandatanganan kerja sama. Di lokasi wakaf ini akan dibangun gedung  pusat kegiatan untuk membangun jiwa enterpreneur, life skill, humanity, community. Mereka dibekali kemampuan leadership. Jadi nanti setelah mereka keluar, sudah siap untuk melanjutkan pendidikan ke negara luar,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baksos Bibir Sumbing, Kembalikan Senyum Anak-Anak NTB

Selasa, 24 Januari 2023 | 16:49 WIB
X