• Minggu, 5 Februari 2023

Gempa Cianjur, STIKes MRHJ Gelar 'Open Donasi' dan Terjun ke Lokasi Bencana

- Sabtu, 26 November 2022 | 16:08 WIB
Tim STIKes MRHJ saat siap diberangkatkan ke lokasi gempa Cianjur.
Tim STIKes MRHJ saat siap diberangkatkan ke lokasi gempa Cianjur.
 
 
SUARAKARYA.ID: Bantu korban gempa Cianjur, STIKes Mitra RIA Husada Jakarta (MRHJ) menggelar kegiatan 'open donasi' dan terjun langsung ke lokasi bencana. 
 
Kegiatan membantu korban gempa Cianjur dilakukan untuk membentuk dan menanamkan rasa empati dan simpati, para mahasiswa dan civitas akademika terhadap masyarakat. 
 
Penggalangan dana untuk korban gempa Cianjur ini, dilakukan perguruan tinggi kesehatan, yang terletak di kawasan Cibubur, Jakarta Timur itu selama tiga hari, yakni 22 hingga 24 Nopember 2022.
 
 
Semua itu disampaikan Kepala Bagian Kemahasiswaan STIKes MRHJ Nina Tresnayanti SSiT MKes, saat berkunjung ke lokasi bencana di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022).
 
"Tidak hanya di Cianjur, setiap ada bencana yang terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat, STIKes MRHJ pasti turut berpartisipasi membantu," jelas Nina. 
 
Hal ini, lanjutnya, dilakukan semata-mata untuk membentuk dan menanamkan pada mahasiswa dan seluruh civitas akademika, bagaimana harus berempati dan simpati kepada masyarakat, serta  kepedulian pada sesama. 
 
 
Nina menjelaskan, gempa  Cianjur, yang menimbulkan dampak reruntuhan bangunan rumah dan korban jiwa. Maka, bagian Kemahasiswaan dan BEM STIKes MRHJ turut mengambil bagian menggalang donasi peduli Cianjur
 
"Penggalangan dana dilakukan selama tiga hari lewat open donasi. Lalu, melakukan tindakan mitigasi kebencanaan secara cepat dan tepat," terang Nina
 
Keberangkatan tim dari kampus STIKes MRHJ  dilepas Wakil Ketua I Imelda Diana Marsilia SST SKM MKeb dan Wakil Ketua II Dra Ninin Nirawaty MEd PA. Setibanya di lokasi bencana, di desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur, tim menyerahkan bantuan, yang diterima langsung  Pimpinan Ponpes Al Mutmainah KH Deden. 
 
 
Tempat ini dijadikan pusat Posko, karena  Pondok Pesantren ini mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan, ada beberapa ruangan yang ambruk dan rata dengan tanah, serta terdapat korban jiwa sebanyak 7 orang. 
 
Nina mengemukakan, kedatangan tim STIKes MRHJ ke lokasi bencana disambut hujan deras dan jalanan berlumpur. Namun, tidak mengurangi niat tim, untuk terus berusaha sampai ke Posko Bencana.
 
Guna menyampaikan bantuan donasi berupa sembako, beras, minyak, telur, makanan bayi, biskuit, susu siap minum, terpal tenda, karpet alas tidur, lampu emergency, selimut, minyak  kayu putih, pakaian dalam wanita dan pria, pembalut, serta pampers. 
 
 
Selain memberi bantuan tersebut, STIKes MRHJ juga melakukan Healing Trauma terhadap anak-anak dengan bernyanyi. Sehingga, anak-anak terlihat ceria dan dapat meringankan traumanya. 
 
Nina berharap, di kemudian hari STIKes MRHJ  bisa menggalang donasi kembali. Yang tentunya lebih banyak lagi dibanding dengan donasi saat ini. 
 
Penggalangan donasi nantinya bertujuan untuk membantu proses pemulihan pembangunan Pondok Pesantren dan Masjid, yang ada di lokasi bencana, yang saat ini kondisinya luluh lantak.***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nilai Tukar Petani NTB Naik

Kamis, 2 Februari 2023 | 11:59 WIB

Taraf Pendidikan Generasi Milenial di NTB Meningkat

Rabu, 1 Februari 2023 | 11:07 WIB

Angka Kematian Ibu dan Anak di NTB Turun

Rabu, 1 Februari 2023 | 11:04 WIB
X