• Selasa, 6 Desember 2022

BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Gelar FGD Terkait Perlindungan Bagi Pelaku Usaha

- Rabu, 23 November 2022 | 14:23 WIB
  Kepala Cabang Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti (ke-4 dari kanan) bersama jajaran Dinas Koperasi UKM & Perdagangan Kota Surabaya
Kepala Cabang Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti (ke-4 dari kanan) bersama jajaran Dinas Koperasi UKM & Perdagangan Kota Surabaya

SUARAKARYA.ID: BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Surabaya Tanjung Perak menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dinas Koperasi UKM & Perdagangan Kota Surabaya. Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkot Surabaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan pada seluruh pelaku usaha.

Menurut Kepala Cabang Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti, kegiatan ini juga sekaligus untuk percepatan pencapaian target peserta sektor Bukan Penerima Upah (BPU) di wilayah Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak tahun 2022.

"Kerjasama ini untuk membangun sinergitas pelaksanaan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan dalam ekosistem koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah. Sekaligus mensinergikan program dan kegiatan BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Koperasi dan UKM dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan di ekosistem koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah,' ujarnya, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Lirik Lagu Hampa by Ari Lasso yang Kembali Viral

Dia menjelaskan bahwa modernisasi koperasi tidak hanya dari sisi pelayanan dan transparansi pengelolaan usaha saja. Tapi juga merubah mindset para pengurus/pengelola dan anggota yang notabene pelaku usaha, untuk mensejahterakan anggota dan tenaga kerja/karyawannya melalui perlindungan jaminan sosial.

UMKM, kata There, perlu menjamin keamanan dan kepastian keberlangsungan usaha terhadap risiko-risiko sosial ekonomi. UMKM juga bisa menyiapkan perlindungan diri sendiri dan karyawannya sebagai antisipasi dari risiko-risiko di kemudian hari.

"Seluruh pekerja dari sektor formal maupun informal, seluruh pelaku koperasi dan sektor UMKM bisa terlindungi dari resiko sosial akibat kecelakaan kerja dan resiko kematian, melalui BPJAMSOSTEK," ujarnya.

Baca Juga: Lirik dan chord Gitar Lagu Rela Kau Tinggalkan Aku 'Bagaikan Tertusuk Duri' - Arief Putra

Pihaknya berharap, tahun ini seluruh pekerja formal dan informal di kota Surabaya tercover program BPJS Ketenagakerjaan. Dia mengingatkabn bahwa manfaat jadi peserta sangat besar. Bila terjadi sesuatu, secara tidak langsung pengalihan tanggung jawab dari pimpinan UKM, Koperasi ke BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun sektor informal yang dimaksud, lanjut There, diantaranya seperti pedagang pasar, tukang becak, ojek online. “Pekerja sektor informal ini sebenarnya memiliki risiko yang tinggi, sehingga jika terjadi kecelakaan harus mengeluarkan uang lagi untuk biaya. Namun ketika menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan maka sepenuhnya ditanggung,” ujarnya.***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Ke - 64, Pemprov NTB Gelar Donor Darah

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:15 WIB

Blacktide, Suplemen Pendukung untuk Kesehatan

Rabu, 30 November 2022 | 08:21 WIB
X