• Selasa, 6 Desember 2022

Kepala BMKG: Banyaknya Korban Jiwa di Cianjur Akibat Bangunan Tidak Mampu Menahan Guncangan Gempa

- Rabu, 23 November 2022 | 09:42 WIB
Foto: Humas BMKG
Foto: Humas BMKG

SUARAKARYA.ID: Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan, banyaknya korban jiwa dalam peristiwa gempa Cianjur akibat tertimpa bangunan yang tidak mampu menahan guncangan gempa.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasikan ada sebanyak 162 korban yang meninggal dunia dan 326 luka-luka akibat gempa Cianjur.

"Sebenarnya gempa tidak membunuh dan melukai. Justru, bangunanlah yang membunuh dan melukai manusia," kata Dwikorita dalam keterangan tertulis di Jakarta,  Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Kasad Jenderal Dudung Kunjungi dan Santuni Korban Bencana Gempa Cianjur

Lebih lanjut, Dwikorita meminta masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Karena dikhawatirkan tidak kuat menopang dan ambruk jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan. 

"Untuk sementara jangan memaksakan kembali ke rumah jika bangunannya rusak atau retak-retak. Hingga pukul 06.00 WIB, 22 November 2022, telah terjadi 117 gempa susulan dengan terbesar tinggi getaran 4.2 dan terkecil 1.5 magnitudo," ujarnya.

Baca Juga: Transformasi Berkelanjutan jadi Kunci Laba BRI Tumbuh 106,4%

Waspadai Bencana Lanjutan

Pihak BMKG meminta masyarakat di Kabupaten Cianjur mewaspadai bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang usai guncangan gempa magnitudo 5,6.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Ke - 64, Pemprov NTB Gelar Donor Darah

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:15 WIB

Blacktide, Suplemen Pendukung untuk Kesehatan

Rabu, 30 November 2022 | 08:21 WIB
X