• Selasa, 7 Februari 2023

PT KPI RU VII Latih 10 Pemuda Klayas Bidang Las Logam dan Bubut di BLK Sorong

- Selasa, 8 November 2022 | 23:16 WIB
PT KPI RU VII Latih 10 Pemuda Klayas Bidang Las Logam dan Bubut di BLK Sorong   (Ssuarakarya.id - Yacob Nauly)
PT KPI RU VII Latih 10 Pemuda Klayas Bidang Las Logam dan Bubut di BLK Sorong (Ssuarakarya.id - Yacob Nauly)


SUARAKARYA.ID: PT Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) atau BLK Sorong melatih 10 pemuda Ring I  Perusahaan di Kampung Klayas kabupaten Sorong. Pelatihan khusus bidang Las  (welder) dan Bubut.

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VII Kasim terus meningkatkan  kualitas SDM Pemuda Ring I Kampung Klayas Seget kabupaten Sorong Papua Barat.
Diharapkan tenaga berskill Las dan Bubut  ini tak perlu diekspor dari luar Klayas lagi.

PT KPI Unit Kasim meningkatkan taraf hidup warga Ring  I Kampung Klayas itu di berbagai bidang kehidupan. Mulai dari ekonomi kesehatan masyarakat hingga  pendidikan dan pelatihan kepada SDM Pemuda termasuk ibu-ibu.

Baca Juga: Mafia Tanah di Kabupaten Sorong Tinggi Ny Tiurmaida Saragih Tuntut Ganti Rugi

Perusahaan Kilang ini  terus melaksanakan upskill para pemuda yang tinggal di Ring I  kampung Klayas.

 Khususnya  untuk memiliki keahlian dan keterampilan. Diharapkan pelatihan ini berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Kegiatan ini adalah Pelatihan Juru las 3G SMAW (Shield Metal Arc Welding) dan bubut bersertifikasi  berlangsung 3 bulan lebih.

Pada pembukaan kegiatan ini, Manager PT KPI Unit  VII Kasim, Yusuf Mansyur mengatakan  Pertamina memiliki tanggung jawab sosial. Dalam hal ini membantu Pemerintah Kabupaten  Sorong  untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Khususnya para pemuda Kampung Klayas di Ring I perusahaan agar memiliki pendidikan dan keahlian tertentu .

Yusuf menuturkan, para peserta yang berkesempatan menimba ilmu pengelasan dan bubut  ini agar serius dan tekun selama pelatihan sehingga kemampuan dapat terasah.

“Jalur yang kalian tempuh ini termasuk jalur akselerasi, yaitu percepatan peningkatan kompetensi untuk menyesuaikan tuntutan perkembangan zaman," kata Yusuf.

10 orang peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan warga Kampung Klayas Distrik Seget kabupaten Sorong.

Baca Juga: 7 Pelanggaran HAM Pada Peristiwa Kanjuruhan Diserahkan Kepada Menko Polhukam

Pelatihan Juru las dan bubut ini merupakan program Bina Lingkungan oleh Pertamina yang bertujuan memberikan keahlian dalam bidang welding.

Manager PT KPI Unit VII Kasim - Yusuf Mansyur - Kiri. Dr. Wa Ode Lekiwati Staf Ahli Bidang SDM Bupati Sorong - Kanan. (suarakarya.id - Yacob Nauly)


Sehingga nantinya mereka bisa memiliki keterampilan untuk masuk ke dunia kerja.

 Atau bahkan berwirausaha dengan membuka workshop sendiri.

Pelaksanaan Pelatihan Juru las 3G SMAW ini mendapat apresiasi Staf Ahli Bidang SDM Bupati  Kabupaten  Sorong, Dr. Wa Ode Likewati   hadir mewakili Penjabat Bupati Sorong.

Dr. Wa Ode menyampaikan terima kasih kepada PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit VII Kasim  dan BLK  karena melalui programnya telah banyak membantu masyarakat di daerah ini.

 Khususnya   banyak  dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Klayas Ring I Perusahaan.

"Terima kasih atas peran aktif dari Pertamina yang telah banyak membantu melalui  bidang pendidikan, kesehatan ekonomi.

 Bukan saja untuk warga Klayas tapi masyarakat di  kota dan kabupaten Sorong turut merasakan bantuan PT KPI ini.

 Terutama ketika  pandemic  Covid 19 dan musibah banjir di daerah ini.

Dr. Wa Ode berharap para peserta pelatihan  bisa memanfaatkan kesempatan baik ini.

Baca Juga: Sosok Pria Inisial R di Video Syur dengan Wanita Cantik Benar Terjawab

Utamanya  untuk meningkatkan keahlian sehingga melalui pelatihan ini bisa menjadi jalan menuju kesuksesan bagi anak-anak muda di  Kampung Klayas Kabupaten Sorong tersebut.

Dodi Yapsenang - Area Manager Communication,Relation CSR & Complain Refinery Unit VII Kasim Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional -Kiri. Peserta Pelatihan - Kanan (suarakarya.id - Yacob Nauly)


Ia mengingatkan  pemuda yang menimba pengetahuan dan memacu kualitas bidang Las dan bubut di BLK selama 3 bulan lebih.

Setelah 3 bulan tentu pengetahuan kualitas las dan bubut bisa memadai.

 Diharapkan  nantinya bekerja di institusi mana pun harus diingat faktor  penting lainnya. Yaitu Etitut.

Etitut,  dapat menjadi cara setiap individu untuk  memahami sesuatu.

Persepsi ini terhadap situasi atau individu apa pun dapat sekali lagi bervariasi dari orang ke orang.  Dan juga bisa negatif dan positif.

Good attitude merupakan kepribadian atau sikap baik yang seseorang miliki.

Baca Juga: Fitri: Nikita Mirzani Dilarikan Ke Rumah Sakit

Sikap inilah yang membuat Anda banyak disukai orang, mempunyai banyak teman dan merasa nyaman berada di lingkungan mana pun.

 Itu sebabnya, banyak yang mengatakan attitude itu penting dalam kehidupan sehari-hari maupun kehidupan profesional.

Dalam bekerja, memiliki good attitude adalah sesuatu yang sangat penting.

Sikap yang baik akan berpengaruh saat Anda berhubungan dengan banyak orang.

 Baik dengan sesama karyawan atau atasan. Sikap baik dengan etika sopan juga mempengaruhi mental seseorang, apakah bermental positif atau malah negatif. 

Dr. Wa Ode Lekiwati - Kanan - mewakili Penjabat Bupati Sorong Serahkan Perlengkapan Pelatihan kepada Peserta (suarakarya.id - Yacob Nauly)


“Diharapkan anak Klayas ini memiliki mental terpuji sehingga dapat bekerjasama dengan rekan dan juga atasan dengan baik. Demi masa depan kalian anak-anakku,” kata Dr Wa Ode menutup  arahannya. ***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wanita Inspiratif ini Konsen Cegah Pernikahan Dini

Senin, 6 Februari 2023 | 17:56 WIB

Nilai Tukar Petani NTB Naik

Kamis, 2 Februari 2023 | 11:59 WIB

Taraf Pendidikan Generasi Milenial di NTB Meningkat

Rabu, 1 Februari 2023 | 11:07 WIB

Angka Kematian Ibu dan Anak di NTB Turun

Rabu, 1 Februari 2023 | 11:04 WIB
X