• Minggu, 4 Desember 2022

BKKBN Gelar Pameran dan Dagang Kelompok Usaha Akseptor KB 2022

- Jumat, 9 September 2022 | 04:35 WIB
 Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Nopian Andusti (tengah).
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Nopian Andusti (tengah).
 
 
SUARAKARYA.ID: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Pameran dan Dagang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) 2022, di halaman Gedung dan Auditorium BKKBN Pusat, Jakarta Timur, Kamis, (8/9/2022).
 
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Nopian Andusti mewakili Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo Sp OG (K) membuka kegiatan, yang diselenggarakan 8 hingga 10 September 2022 tersebut. 
 
Kegiatan yang diselenggarakan di BKKBN ini merupakan rangkaian dari rapat kerja nasional (Rakernas) Badan Pengurus Pusat Andalan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) atau yang disingkat BPP AKU. 
 
 
Katenanya, turut hadir Ketua Umum BPP AKU Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN Sukaryo Teguh Santoso, Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KR) BKKBN Eni Gustina, serta Camat Makasar Jakarta Timur Kamal Alatas,
 
Dalam sambutannya Deputi KSPK Nopian Andusti memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar BPP AKU. Dia mengatakan, sebagai mitra BKKBN, BPP AKU telah banyak berkontribusi untuk menggerakan UPPKA di seluruh Tanah Air. 
 
“Sebelumnya keberadaan UPPKA ini kurang banyak dikenal masyarakat, terutama Pemda. Padahal, UPPKA ini adalah bagian dari usaha mikro di masyarakat,” kata Nopian. 
 
 
Untuk memperkuat ruang gerak UPPKA dalam melakukan usahanya, lanjutnya, BKKBN telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM dalam rangka memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada UPPKA
 
Dengan diberikannya NIB, dia berharap kelompok UPPKA dapat meningkatkan kapasitas usaha,  dengan penyertaan modal dari Kementerian Koperasi dan UMKM.
 
“Keberadaan UPPKA masih belum begitu besar aksesnya, bukan hanya modal tapi pemasaran, manajemen, serta pengelolaannya. Karenanya, BPP AKU sangat berharap bisa membimbing penuh UPPKA di seluruh Indonesia,” tuturnya. 
 
 
Nopian juga berharap, ke depan UPPKA bisa berperan aktif dalam upaya percepatan penurunan stunting. Melalui usaha di bidang kuliner serta mengembangkan bahan makan lokal dengan biaya yang murah.
 
“Karena itu, butuh bimbingan AKU. Kita wujudkan makanan sehat dalam rangka mencegah stunting dan arahannya ke kelompok UPPKA. Untuk menyebarkan pemahaman dan pengetahuan di sekitar lingkungan UPPKA,” ungkapnya. 
 
Sementara itu, Ketua Umum BPP AKU Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi mengatakan, gelar Pameran dan Dagang UPPKA 2022 adalah ajang kangen-kangenan kelompok UPPKA di seluruh Indonesia, lantaran dua tahun tidak bertemu akibat pandemi Covid-19.
 
 
Gusti Kanjeng menuturkan, BPP AKU selalu mendukung kelompok UPPKA untuk terus berkarya. Sekaligus, membantu BKKBN dalam upaya percepatan penurunan stunting dengan memberikan edukasi kepada UPPKA. Untuk membuat makanan sehat yang diberikan kepada anak-anak berisiko stunting.
 
“Selama pandemi masyarakat dituntut membuat produk berkualitas. Dengan makanan yang sehat kami harapkan stunting turun,” ujarnya.
 
Gusti Kanjeng berharap BPP AKU dapat berperan aktif mendukung UPPKA. Agar terus bangkit dan berkembang di bawah komando BKKBN.*** 
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Blacktide, Suplemen Pendukung untuk Kesehatan

Rabu, 30 November 2022 | 08:21 WIB
X