• Rabu, 5 Oktober 2022

Kompetisi Sains Madrasah, 129 Ribu Siswa Ikuti KSM Kabupaten/Kota, Pengumuman 18 Agustus 2022

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 07:51 WIB
Direktur KSKK Madrasah M Isom Yusqi tinjau pelaksanaan KSM Kab/Kota 2022. ( Foto: Kemenag)
Direktur KSKK Madrasah M Isom Yusqi tinjau pelaksanaan KSM Kab/Kota 2022. ( Foto: Kemenag)

SUARAKARYA.ID: Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten/Kota telah berakhir. KSM yang berlangsung dari 13 -  15 Agustus 2022 ini diikuti oleh 129.292 siswa untuk semua jenjang, mulai dari Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI).

“Dari total 135.129 pendaftar, ada 129.292 siswa MA, MTs, dan MI yang mengikuti KSM tingkat Kabupaten/Kota. Angka partisipasinya mencapai 96%,” terang Direktur Kurikulum, Saran, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi di Jakarta, Senin (15/8/2022).

“Hasil seleksi tingkat Kabupaten/Kota ini akan diumumkan pada 18 Agustus 2022 web ksm.kemenag.go.id,” sambungnya.

Baca Juga: Kementerian Agama Buka Rekrutmen 6.179 Pendamping Proses Produk Halal di 13 Provinsi, Simak Syarat-syaratnya 

Menurut Isom, para peserta yang dinyatakan lolos seleksi, selanjutnya akan mengikuti KSM tingkat Provinsi. Tahap ini akan digelar pada 10 – 11 September 2022. Adapun KSM tingkat nasional akan digelar secara luring (luar jaringan) di Jakarta pada Oktober 2022.

Untuk tingkat Kabupaten/Kota, lanjut Isom, KSM digelar secara Computer Based Test (CBT) pada 1.956 titik lokasi ujian di seluruh Indonesia. Mayoritas mengikuti ujian secara terpusat pada lokasi yang ditentukan oleh panitia kabupaten/kota. Namun, ada sekitar 10% peserta yang mengikuti ujian di madrasah masing-masing karena kondisi yang tidak memungkinkan.

“Alhamdulillah, aplikasi CBT berjalan lancar selama tiga hari ini dan komplain dari peserta yang sangat minim,” papar Isom.

Baca Juga: Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah karya Ebiet G Ade ....Benturan dan hempasan Terpahat di keningmu

Isom mengaku sempat ragu dengan pilihan pelaksanaan KSM secara terpusat. Sebab, selama dua tahun pandemi, KSM selalu digelar secara daring. “Namun, ternyata di lapangan sangat berbeda sambutanya. Bahkan, para guru pendamping dan orang tua juga rela menunggu berjam-jam di luar, ketika peserta mengikuti ujian,” terangnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Optimistis Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Jumat, 30 September 2022 | 18:36 WIB

Stiamak Barunawati Surabaya Segera Tambah 4 Prodi Baru

Kamis, 29 September 2022 | 17:16 WIB
X