• Sabtu, 1 Oktober 2022

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Kembali Peringkat Pertama Webometrics di PTKN

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:33 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama Rektor UIN Bandung Mahmud. (Foto: Humas  Kemenag)
Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama Rektor UIN Bandung Mahmud. (Foto: Humas Kemenag)

SUARAKARYA.ID: Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali bertengger di peringkat pertama webometrics di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia. 

Webometrics merupakan salah satu perangkat untuk memberikan penilaian terhadap kemajuan seluruh perguruan tinggi terbaik di dunia. 

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Dr H Mahmud MSI CSEE mengatakan, peringkat webometrics UIN Bandung terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada Januari 2020, berada di peringkat ke-54  di antara perguruan tinggi se-Indonesia dan posisi ke-5 di PTKN. Pada 2021 menempati posisi ke-36 dan pertama di PTKN

Baca Juga: Menteri Agama Buka Pesona I Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri 2022, Sportivitas Harus Dijaga

"Alhamdulillah, ini menjadi kado terindah di tengah ikhtiar rekognisi internasional. Kita masih menduduki posisi tertinggi di lingkungan PTKN. Secara nasional menduduki posisi ke-23. Ini semua terjadi atas kesadaran dan dukungan semua civitas akademika dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berbasis web, peningkatan publikasi ilmiah baik yang terakreditasi nasional maupun bereputasi internasional,” ujar Mahmud, Rabu (10/8/2022).

Rektor UIN Bandung menambahkan, pencapaian ini berkat hasil kerja sama dan sama-sama bekerja semua pihak di lingkungan UIN SGD Bandung

Baca Juga: Kemenag Rencanakan Rekrut Guru Baru yang Profesional untuk Madrasah dengan Skema PPG Prajabatan

"Mudah-mudahan ikhtiar meningkatkan marwah kampus tercinta ini terus mendapatkan dukungan dari civitas akademika. Bukan cuma saat ini, tetapi juga dimasa yang akan datang. Kita semua tetap disiplin dengan merujuk pada regulasi atau kebijakan yang sudah dicanangkan agar aman, nyaman, bermutu dan berkelas," jelasnya. 

Sebagaimana diketahui, perolehan peringkat webometrics itu didasarkan atas tiga indikator. Pertama, impact (50%), dinilai dari kinerja website dalam jumlah tautan/link (backlink/domain refferal) website. 

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Optimistis Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Jumat, 30 September 2022 | 18:36 WIB

Stiamak Barunawati Surabaya Segera Tambah 4 Prodi Baru

Kamis, 29 September 2022 | 17:16 WIB

Kemenag Luncurkan Program Madrasah Digital di MAN 1 Medan

Minggu, 25 September 2022 | 11:49 WIB

Umsida - Desa Madiredo Kerja Sama Tangani Sampah Plastik

Sabtu, 24 September 2022 | 16:22 WIB
X