• Rabu, 5 Oktober 2022

Pembangunan SDM, Pemerintah Fokus Pada Dua Sektor Kesehatan dan Pendidikan

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 23:13 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy.
Menko PMK Muhadjir Effendy.
 

SUARAKARYA.ID: Dalam Pembangunan sumberdaya manusia (SDM), pemerintah berfokus pada dua sektor, yaitu sektor kesehatan dan pendidikan
 
Pembangunan SDM dengan membangun sektor kesehatan dan pendidikan ini, harus berjalan bersamaan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan berkualitas. 

"Jadi Pembangunan SDM lewat pembangunan kesehatan dan pendidikan itu harus berjalan seiring, ibarat dua sisi mata uang. Semua itu di bawah koordinasi Kemenko PMK," terang Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. 
 
 
Hal itu disampaikannya pada Silaturahmi MPKU Muhammadiyah 2022, di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/8/2022). 
 
Dia menjelaskan, untuk sektor kesehatan, pemerintah tengah berupaya. Untuk membenahi sistem kesehatan di Indonesia melalui transformasi layanan kesehatan primer.
 
Proses transformasi layanan kesehatan primer, lanjutnya, dimulai dari puskesmas, seperti melengkapi fasilitas USG untuk pemeriksaan ibu hamil. Lalu, pembenahan posyandu sebagai sistem kesehatan tingkat dusun, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW) di seluruh Indonesia.
 
 
"Termasuk pelayanannya akan disalurkan ke puskesmas-puskesmas di seluruh Indonesia. Kemudian memperkuat kembali posyandu-posyandu menjadi posyandu prima, ada pelayanan khusus remaja, untuk manula, dan semua kalangan masyarakat," jelasnya.
 
Dikatakan Menko PMK, untuk pembiayaan dari layanan kesehatan juga telah dijamin pemerintah melalui BPJS Kesehatan. Dan, ditanggung penuh pemerintah khusus masyarakat tidak mampu. 
 
Sehingga, dia menargetkan, pelayanan kesehatan bisa diakses untuk seluruh rakyat Indonesia. "Target kita tidak ada satupun rakyat Indonesia yang tidak terlayani," ujarnya. 
 
 
Maka, kata dia, harusnya masyarakat bisa juga mengakses layanan kesehatan. Dan, akses ini yang akan dibenahi melalui transformasi kesehatan
 
Menko PMK mengatakan, Muhammadiyah harus bisa mengambil peran, dalam membantu pelayanan sektor kesehatan melalui RS PKU Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia. 
 
Dia berharap, peran aktif Muhammadiyah bisa membantu memenuhi layanan kesehatan untuk masyarakat Indonesia. "Muhammadiyah sebagai partner pemerintah di sektor kesehatan harus bisa mengambil bagian dari itu," kata Menko PMK
 
 
Maka, diharapkan organisasi sosial keagamaan, seperti Muhammadiyah ikut serta dalam memberikan pelayanan kesehatan. "Dan, itu bisa menjadi bagian dari transformasi pelayanan kesehatan," tegasnya.***
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Optimistis Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Jumat, 30 September 2022 | 18:36 WIB

Stiamak Barunawati Surabaya Segera Tambah 4 Prodi Baru

Kamis, 29 September 2022 | 17:16 WIB
X