• Senin, 26 September 2022

BPJS Ketenagakerjaan Biayai Perawatan Prantino Selama 5,5 Tahun Yang Kini Sudah Tembus Rp7,5 Miliar

- Kamis, 9 Juni 2022 | 07:21 WIB
 Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo (tengah) bersama Gubernur Riau Syamsuar (kiri) saat mengunjungi korban di rumah sakit
Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo (tengah) bersama Gubernur Riau Syamsuar (kiri) saat mengunjungi korban di rumah sakit

SUARAKARYA.ID: BPJS Ketenagakerjaan masih akan terus membiayai perawatan seorang karyawan perusahaan perkebunan di Pekanbaru bernama Prantino yang kini sudah menghabiskan biaya hingga Rp7,5 miliar, akibat kecelakaan lalu lintas saat dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya, akhir 2016 silam.

Prantino yang mengalami cedera parah pada saraf tulang belakang dan telah melalui 18 kali tindakan medis itu, hingga kini masih menjalani perawatan di ruang ICU Eka Hospital Pekanbaru. Beruntung, Prantino terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK), sehingga seluruh biaya perawatan selama 5,5 tahun itu ditanggung seluruhnya oleh BPJAMSOSTEK.

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kepada peserta, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo bersama Gubernur Riau Syamsuar mengunjungi korban. Pihaknya hadir sekaligus untuk memastikan proses perawatan telah dilakukan secara maksimal oleh seluruh tim medis Eka Hospital yang juga merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJAMSOSTEK.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Gandeng Agen46 BNI Dan Bank Sampah Untuk Perluas Kepesertaan

“Saya mewakili keluarga besar BPJAMSOSTEK mengucapkan turut prihatin atas kondisi yang dialami oleh saudara Prantino. Beliau terdaftar sebagai peserta kami sejak tahun 2013 dan mengalami kecelakaan pada tahun 2016. Hingga saat ini masih dirawat dan sudah 5,5 tahun," ujarnya, Rabu (9/6/2022).

Pihaknya berharap, Prantino bisa sembuh dan bekerja kembali karena memang itu tujuan dari BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh peserta yang mengalami risiko kecelakaan kerja akan mendapatkan pengobatan medis hingga sembuh.

Anggoro menjelaskan, selama peserta menjalani proses perawatan yang mengakibatkan dirinya tidak mampu bekerja untuk sementara waktu, BPJAMSOSTEK juga membayarkan upahnya setiap bulan sebesar 100% selama satu tahun dan 50% untuk tahun berikutnya hingga sembuh.

Baca Juga: Pernikahan Deddy Corbuzier Dan Sabrina Chairunnisa Jawab Rasa Penasaran Netizen

Total sampai saat ini manfaat Sementara Tindak Mampu Bekerja (STMB) yang telah dibayarkan sebesar Rp182 juta. Anggoro turut mengapresiasi perusahaan tempat Prantino bekerja yang telah mendaftarakan pekerjanya tersebut sejak tahun 2013 dan terus konsisten membayarkan iuran kepesertaannya.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Luncurkan Program Madrasah Digital di MAN 1 Medan

Minggu, 25 September 2022 | 11:49 WIB

Umsida - Desa Madiredo Kerja Sama Tangani Sampah Plastik

Sabtu, 24 September 2022 | 16:22 WIB
X