• Rabu, 29 Juni 2022

Pimpin GPDRR, Menko PMK Sampaikan Indonesia Punya Kearifan Lokal Menangani Bencana

- Kamis, 26 Mei 2022 | 05:55 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy.
Menko PMK Muhadjir Effendy.
 
SUARAKARYA.ID: Indonesia memiliki kearifan lokal di bidang penanggulangan bencana yang sangat kaya. Salah satunya Bali yang memiliki filosofi Tria Hita Karana. 
 
Hal iti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy, yang diamanatkan  Presiden Republik Indonesia sebagai Ketua Panitia Nasional GPDRR ke-7 tahun 2022, saat memberikan keterangan pers usai Opening Ceremony Forum GPDRR. di Bali, Rabu (25/5/2022). 
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, saat saat membuka Forum GPDRR di BNDCC ini berharap, agenda ini dapat dijadikan momentum dalam upaya membangun ketangguhan atau resiliensi bangsa, serta memberikan praktik baik dan rekomendasi bagi pemangku kebijakan.
 
 
"Saya mengharapkan pertemuan ini dapat menghasilkan praktik baik dan rekomendasi bagi pemangku kepentingan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengurangan risiko bencana," tutur Presiden. 
 
Menko PMK melanjutkan, 
Indonesia memiliki kearifan lokal di bidang penanggulangan bencana yang sangat kaya. Salah satu contohnya, Bali, tuan rumah GPDRR yang memiliki filosofi Tri Hita Karana atau keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan dengan alam. 
 
Indonesia, terangnya, telah mengadopsi pendekatan pentaheliks berbasis masyarakat. Yang dikenal dengan gotong royong dalam mencapai resiliensi.
 
Bagi Indonesia sendiri, ujarnya, Forum GPDRR ini memiliki arti penting dalam membantu proses pemulihan sosial-ekonomi di Indonesia. Serta, meningkatkan kembali kewaspadaan publik domestik mengenai pentingnya pengurangan risiko bencana. 
 
 
"Untuk itu, melalui forum ini Indonesia mengajak para pemimpin dunia bekerja sama. Dalam mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan pandemi," terangnya. 
 
Menko PMK mengemukakan, sebagai bentuk keberlanjutan pasca menjadi tuan rumah GPDRR ke-7, Kemenko PMK melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) mengajak seluruh masyarakat. Untuk mengambil bagian dalam pembudayaan gaya hidup cinta lingkungan. 
 
Selama tahun 2022 hingga 2023, akan dilaksanakan rangkaian aksi penanaman 10 juta pohon di 34 provinsi. Berkolaborasi dengan dengan lintas Kementeran/ Lembaga, Pemerintah Daerah, pelajar, mahasiswa, akademisi, dunia usaha, penggiat media, serta masyarakat luas.
 
 
Seperti diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-tujuh. Yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, mulai 23 hingga 28 Mei 2022.
 
Forum GPDRR diselenggarakan sebagai wadah partisipasi stakeholder kebencanaan. Dalam pengurangan risiko bencana, di mana komunitas penanggulangan bencana nasional dan internasional berkumpul. Untuk sharing knowledge dan best practice sebagai pembelajaran.
 
Forum GPDRR tahun ini diikuti 8.050 delegasi dari 193 negara, dimana 4.821 delegasi akan hadir secara fisik dan 3.229 delegasi melalui platform online.*** 
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

X