• Rabu, 29 Juni 2022

Rumah Resiliensi Indonesia, Wadah Untuk Saling Berbagi Pengetahuam Penanganan Bencana

- Selasa, 24 Mei 2022 | 22:29 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy.
Menko PMK Muhadjir Effendy.
 
 
SUARAKARYA.ID: Rumah Resiliensi Indonesia merupakan komunitas yang dapat dijadikan tempat, untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman baik, dalam penanganan risiko bencana. 
 
Hal itu dikemukakan Menteri Kordinator Pembangunananusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dalam sambutannya saat  Peresmian Rumah Resiliensi Indonesia di Art Bali Nusa Dua, Bali,  Senin (23/5/2022). 
 
Seperti diketahui, agenda GPDRR (Global Platform for Disaster Risk Reduction) bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Sebagai wadah partisipasi stakeholder kebencanaan dalam pengurangan risiko bencana.

Rumah Resiliensi Indonesia adalah salah satu wadah partisipasi yang baru saja diresmikan Menko PMK
 
 
"Rumah Resiliensi Indonesia merupakan kumpulan para pegiat dan komunitas baik itu organisasi-organisasi kemasyarakatan maupun volunteer dan juga filantropi yang memiliki kepedulian tinggi di bidang pengurangan resiko bencana di Indonesia," jelasnya. 
 
Menko PMK juga sangat berterimakasih kepada para penggiat, yang memiliki kepedulian tinggi pada bidang pengurangan dan penanggulangan risiko bencana di Indonesia. Karena, telah berperan aktif dalam membentuk Rumah Resiliensi Indonesia. 
 
"Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada pegiat komunitas organisasi sosial kemasyarakatan, para volunteer, maupun filantropi. Yang mengorbankan dengan seluruh pikiran dan tenaganya membentuk forum Resiliensi Rumah Indonesia. Ini untuk membantu masyarakat Indonesia, dalam kaitannya dengan pengurangan resiko bencana," jelasnya. 
 
 
Menko PMK berharap, melalui Rumah Resiliensi Indonesia ini, semua pihak dapat bertukar pikiran, memberikan inovasi, serta bergotong-royong menghadapi berbagai bencana baik bencana alam maupun non alam.
 
"Mudah-mudahan pertemuan ini dapat bermanfaat bagi kita. Baik dari komunitas yang berasal dari Indonesia, maupun mancanegara dalam menghadapi berbagai bencana, baik bencana alam maupun non alam," tuturnya. 
 
Pada kesempatan ini, Menko PMK didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekretaris BNPB Lilik Kurniawan, utusan dari Kedubes Australia, USAID, dan UNDP. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X