• Senin, 27 Juni 2022

Cek Kampung Bongol Kota Bogor, Menko PMK Temukan Banyak Warga Belum Terima Bansos

- Selasa, 26 April 2022 | 02:41 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau Kampung Bongol, Bogor
Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau Kampung Bongol, Bogor
 
 
 
SUARAKARYA.ID: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi, salah satu daerah kantong kemiskinan ekstrem di Kampung Bongol, kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/4/2022). 
 
Menko PMK yang didampingi  Walikota Bogor Bima Arya mendatangi beberapa rumah warga. Untuk memastikan penyaluran bansos telah dilakukan secara merata atau tidak di wilayah itu. 
 
Pada kunjungan itu, Menko PMK mendapatkan beberapa temuan, yakni masih banyak warga Kampung Bongol, yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Padahal, mereka layak untuk menerimanya. 
 
 
"Kampung Bongol ini merupakan daerah slum atau kampung kumuh, tempat konsentrasi kemiskinan ekstrem. Namun, masih banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan sosial," tutur Menko PMK
 
Menko PMK akan terus berkoordinasi dengan Walikota Bogor, untuk perbaikan penyaluran bansos. Agar tepat sasaran kepada warga yang berhak menerimanya, dan melakukan penataan rumah tinggal di kampung itu. 
 
"Kemudian kita akan coba berkoordinasi dengan Pemkot Bogor dan Kemensos. Untuk pemerataan penyaluran bansos, lalu dengan Kementerian PUPR, untuk diadakan semacam penataan rumah tinggal di tempat ini," jelasnya. 
 
 
Selain penyaluran bansos, ujarnya, perlu dilakukan pemberdayaan masyarakatnya, supaya dapat hidup dengan mandiri. Sehingga, ke depannya dapat keluar dari zona kemiskinan ekstrem. 
 
"Karena masyarakat di sini tidak memiliki pekerjaan tetap dan otomatis tidak cukup hanya diberi bansos. Tanpa ada upaya dari mereka untuk bisa hidup mandiri. Maka, nantinya pak wali akan bertanggung jawab, untuk menjaga kesinambungan terutama berkaitan dengan pemberdayaan manusia di sini," ungkapnya. 
 
Walikota Bogor Bima Arya merespon dengan baik terkait penataan lingkungan Kampung Bongol, serta pemberdayaan masyarakat secara komprehensif dan integratif. 
 
 
"Pemkot Bogor akan bertanggung jawab untuk pemberdayaan ekonomi warganya, serta memfasilitasi melalui jalur UMKM. Lalu, PKK untuk mengedukasi warga, agar bisa mengatasi masalah-masalah utamanya terkait kesehatan dan pendidikan," tuturnya. *** 
 

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X