• Sabtu, 25 Juni 2022

Jangan Bawa Oleh Oleh Covid, Menko PMK Ajak Pemudik Vaksin Booster 

- Selasa, 26 April 2022 | 00:49 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (depan).
Menko PMK Muhadjir Effendy (depan).
 
 
SUARAKARYA.ID: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy minta agar masyarakat yang akan mudik, untuk segera melengkapi dosis vaksinasi dan juga vaksinasi booster. Agar pemudik tidak membawa "oleh-oleh" yang tidak diinginkan, yakni Covid-19. 
 
Hal itu disampaikannya, usai Rapat Koordinasi Kesiapan Dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun  2022, di Kantor Pusat Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2022). 
 
"Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, siapkan mudik dengan sebaik-baiknya. Termasuk dalam berperilaku bermudik, baik ketika di perjalanan maupun di tempat tujuan," ujar Menko PMK
 
 
Untuk itu, dia mengimbau masyarakat, yang akan melaksanakan perjalanan mudik lebaran untuk menyiapkan diri dengan baik.
 
"Jangan membawa oleh-oleh tidak perlu yaitu virus Covid-19. Jangan datang membawa covid dan jangan pulang membawa oleh-oleh covid. Karena itu patuhilah untuk disiplin, booster untuk yang belum berangkat," jelasnya.
 
Menko PMK menyatakan, bagi masyarakat yang masih belum melengkapi status vaksinasi, Agar  inisiatif mendstangi gerai vaksin, yang ada di masjid-masjid, atau gerai vaksin yang diselenggerakan  Polri dan TNI.
 
 
"Dan itulah yang menjamin supaya mudik kita aman dan selamat. Dengan mudik selamat maka mudiknya akan gembira," ujarnya. 
 
Dia juga berpesan, agar pemudik dapat mengambil waktu mudik lebih awal. Dari tanggal libur yang diprediksi sebagai puncak arus mudik, yakni 28-29 April. 
 
Hal itu, imbuhnya, sesuai dengan imbauan Presiden untuk mudik lebih awal. Agar bisa menghindari kemacetan parah.
 
 
"Manfaatkan rentangan mudik yang diputuskan Bapak Presiden yang cukup panjang ini. Jangan ramai-ramai mengambil mudik pada puncak mudik, jangan menikmati macet," kata dia. 
 
Dikemukakannya, lebih enak menikmati menghindari kemungkinan terjadinya macet. "Karena itu, lebih dini mudik lebih baik," ucapnya. 
 
Demikian pula, untuk baliknya  lebih awal balik lebih baik. Dengan begitu kemacetan yang mungkin akan terjadi bisa dikurangi semaksimal mungkin. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

ITS Kerja Sama Bisnis, Wacanakan Marketplace Medis

Minggu, 19 Juni 2022 | 14:38 WIB

SIG Berangkatkan 113 Jemaah Haji Asal Gresik

Kamis, 16 Juni 2022 | 10:14 WIB
X