• Senin, 27 Juni 2022

Fadli Zon : Untuk Kepentingan Kesejahteraan Ekonomi, Harus Posisikan Teknologi Informasi Sebagai Hal Mutlak

- Rabu, 20 April 2022 | 00:37 WIB
Seminar literasi digital kerja sama Kementerian Kominfo dengan DPR RI , menghadirkan pembicara antara lain Fadli Zon dan Dirjen APTIKA Kementerian Kominfo  (Kominfo )
Seminar literasi digital kerja sama Kementerian Kominfo dengan DPR RI , menghadirkan pembicara antara lain Fadli Zon dan Dirjen APTIKA Kementerian Kominfo (Kominfo )

SUARAKARYA.ID: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengelar seminar online dengan mengusung tema: “Promosi Seni Budaya Indonesia Melalui Media Digital”.

Ada tiga pembicara dalam seminar Literasi Digital ini, yaitu Dr. Fadli Zon, M.Sc. yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI, kedua Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc (Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI) serta Basuki Teguh Yuwono ( Dosen ISI Surakarta Sekretaris SNKI). Seminar diselenggarakan melalui platform zoom meeting, Senin lalu.

Baca Juga: Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Muda, DPR: Harus Singkirkan Pengkotak-kotakan Usaha Dengan Pendidikan

Dalam keterangan tertulis yang diterima Suarakarya.Id Selasa (19/4/2022), disebutkan bahwa seminar Literasi Digital ini merupakan inisiasi yang di dukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Literasi Digital bertujuan, yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.

Pemaparan diawali dengan  Fadli Zon yang menyampaikan bahwa, setidaknya ada enam Warisan Budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO, yakni Wayang, Keris, Batik, Angklung, Tari Saman, dan Noken Papua.

"Agar potensi yang ada didayagunakan dan kembangkan lagi untuk kepentingan kesejahteraan ekonomi dan transfer pengetahuan dari unsur budaya yang ada, tentu di era serba canggih ini memposisikan teknologi informasi dan komunikasi sebagai hal mutlak untuk dimanfaatkan. Dukungan teknologi digital sangat besar, sehingga pelaku budaya bisa mengadopsi cara-cara baru supaya lebih efisien. Era digital ini pun menjadi peluang tersendiri bagi sektor pariwisata untuk lebih bisa mengoptimalkan promosi," kata Fadli.

Baca Juga: Seminar Literasi Digital, Wirausaha Kuat Sama Dengan Bangun Kemandirian Dan Entaskan Kemiskinan

Narasumber kedua adalah Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. "Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi. Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi," kata Semy, panggilan akrabnya.

Kemampuan yang dimiliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X