• Kamis, 30 Juni 2022

Kardinal Ignasius Suharyo: Semoga Kebangkitan Paskah Membuat Semakin Bermartabat

- Minggu, 17 April 2022 | 08:23 WIB
Kardinal Ignatius Suharyo. (Tangkapan layar YouTube Komsos Katedral Jakarta.)
Kardinal Ignatius Suharyo. (Tangkapan layar YouTube Komsos Katedral Jakarta.)

SUARAKARYA.ID: Uskup Agung Jakarta (KAJ) Kardinal Ignatius Suharyo mengimbau umat Katholik se-Keuskupan Agung Jakarta untuk menjalani tahun 2022 sebagai tahun menghormati martabat manusia. Romo Haryo pun mengajak umat Katholik untuk menjadi pribadi-pribadi yang semakin bermartabat.

"Kita ingin berusaha secara khusus untuk menyadari rasa hormat terhadap martabat manusia dan kita sendiri berusaha menjadi pribadi-pribadi yang semakin bermartabat," kata Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo dalam pesan Paskah-nya pada Perayaan ekaristi 'Sabtu Suci' di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu (16/42022) malam.

Ketika setiap warga bangsa kita tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang semakin bermartabat, kata Ignatius, Paskah menjadi sungguh nyata. Pertanyaannya, adakah sosok pribadi yang bermartabat yang dapat kita teladani? "Jawabannya jelas sosok Yesus yang ditampilkan dalam ibadah hari suci ini," ucap Suharyo.

Baca Juga: Ucapan Lebaran Idul Fitri Untuk Group WA

Sebelumnya dalam proses yang membawa Yesus ke Salib, kisahnya direnungkan umat Katholik pada hari Jumat Agung. Di hadapan khalayak yang menuntut kematian Yesus, menurut Suharyo, Pilatus menyatakan, 'Lihatlah manusia ini.'

Yesus yang difitnah diperlakukan secara sewenang-wenang, dibawa ke pengadilan yang diakui sebagai sang manusia yang menampilkan wajah kemanusiaan yang bermartabat.

"Bahkan ketika sudah tidak berdaya dan direndahkan sampai diam, yang memancarkan keagungan kemuliaan martabat pribadi yang sadar bahwa ia berasal dari Allah," katanya dalam siaran live di kanal YouTube Komsos Katedral Jakarta.

Baca Juga: BLT Minyak Goreng, Dirjen Linjamsos Berharap Semoga Bisa Memenuhi Sebagian Kebutuhan Masyarakat

Model pribadi 'manusia Paskah' yang bermartabat juga ditampilkan pada upacara pembasuhan kaki yang dilakukan Yesus pada peristiwa hari Kamis Putih. "Ia membasuh kaki murid-muridnya karena ia mau menunjukkan bahwa ia berasal dari Allah dengan selalu mengasihi murid-muridnya sampai sehabis-habisnya," ujar Suharyo.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X