• Sabtu, 13 Agustus 2022

Bentuk Masyarakat Tanggap Bencana, GeoDipa Bersama BPBD Dan PVMBG Lakukan Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan 

- Selasa, 29 Maret 2022 | 22:31 WIB
Masyarakat tanggap bencana.
Masyarakat tanggap bencana.
 
 
SUARAKARYA.ID: PT Geo Dipa Energi (Persero) “GeoDipa” bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membentuk masyarakat tanggap bencana melalui Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan, di Bandung Barat, mulai Selasa hingga Kamis (15 - 17/3/2022) lalu. 
 
Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan, terhadap masyarakat di lingkungan sekitar wilayah kerja. Sosialisasi itu dilakukan di tiga kampung sekitar wilayah kerja PLTP Patuha, yaitu Kampung Kendeng, Kampung Babakan, serta Kampung Pasirwaas yang terletak di Desa Sugihmukti. 
 
Project Manager Ahmad Riyan, di Jakarta, Selasa (29/3/2022) menyampaikan, sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada lingkungan sekitar wilayah kerja, kami berupaya memberikan hal yang bermanfaat. Salah satunya seperti pada kesempatan kali ini adalah membentuk masyarakat tanggap bencana dengan menghadirkan ahli-ahli untuk dapat berbagi kepada kita semua.
 
"Agar lebih mempersiapkan diri menghadapi situasi bencana” Ujar Riyan. 
 
 
Pada kesempatan itu, Bapak Yasa Suparman dari PVMBG Badan Geologi dalam paparannya bertajuk “Gempa-gempa Vulkanik yang terjadi di Gunung Patuha", merupakan gempa mikro/kecil. Pada daerah ini, tekanan yang disimpan tidak akan terlalu besar, karena akan langsung dilepaskan secara berkala.
 
"Yang menyebabkan sering terjadinya gempa mikro, magnitudenya berkisar 2-3 skala richter," ujarnya. 
 
Sementara, Abdurochman dari BPBD Kabupaten Bandung menyatakan, peranan dalam menghadapi situasi bencana menjadi tugas dan tanggung jawab  semua pihak. “Jadi kami hadir dalam upaya untuk peningkatan kapasitas pengurangan risiko dan peningkatan ketangguhan masyarakat dalam penanggulangan bencana," tuturnya. 
 
Dia menerangkan, dalam mitigasi bencana terdapat dua poin yang wajib dipahami. Yaitu mengenal ancamannya dan mengurangi risikonya. Peran kolaborasi pentahelix sangat penting dalam pengurangan risiko kebencanaan
 
 
“Kami sangat mengapresiasi GeoDipa yang telah mengundang kami untuk berkolaborasi. Dalam penanggulangan bencana dengan cara sosialisasi mitigasi yang sedang kita lakukan," tetangnya. 
 
Namun, peran masyarakat menjadi elemen utama dalam proses penanggulangan bencana. Karena, tugas penanggulangan tidak hanya BPBD saja, tapi semua pihak harus terlibat. 
 
Saat ini, telah terbentuk struktur emergency response team pada masyarakat. Agar, ketika terjadi situasi bencana, masyarakat telah memiliki tanggung jawab dan tugas masing-masing untuk saling membantu satu sama lain.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

X