• Selasa, 28 Juni 2022

Fokus Pengembangan Skill Dan Keterampilan Dunia Kerja, PT Perlu Perbanyak Pendidikan Vokasi 

- Jumat, 25 Maret 2022 | 23:31 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy.
Menko PMK Muhadjir Effendy.
 
 
SUARAKARYA.ID: Pendidikan vokasi menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam upaya membangun SDM unggul dan berkualitas. Pasalnya, pendidikan vokasi lebih berfokus pada pengembangan skill dan keterampilan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja.
 
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, saat ini Presiden Joko Widodo menekankan, agar pendidikan vokasi kian diperbanyak. 
 
"Jenjang pendidikan di perguruan tinggi (PT) yang perlu diperbanyak adalah pendidikan vokasi. Lalu, pendidikan akademik dan profesi," kata Menko PMK, saat persemian fasilitas Universitas Gunadarma Techno Park (UGTP), di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/3/2022). 
 
 
Dikemukakannya, saat ini  semua perguruan tinggi kebanyakan membuat fakultas, yang berkaitan dengan keilmuan dan profesi. Tapi, yang memberikan keleluasaan, dalam hal pekerjaan, skill, keterampilan menengah itu masih kurang. 
 
Menko PMK menyampaikan, Universitas Gunadarma menjadi contoh baik dalam pengembangan pendidikan vokasi. Ditambah dengan adanya Universitas Gunadarma Techno Park (UGTP) yang berfokus pada pengembangan hasil riset dan keterampilan para mahasiswa serta dosen. 
 
Untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat dalam bentuk pengabdian dan pemberdayaan. "Saya kira Universitas Gunadarma menjadi pelopor dalam kaitannya dengan program untuk membangun vokasi," katanya.
 
Pada kesempatan itu, Menko PMK meresmikan fasilitas Zona Danau dan Pulau, Masjid Imam Bukhari, serta  Galeri Robotika Cerdas. Dia minta agar UGTP dapat dimaksimalkan untuk masyarakat sekitar. 
 
 
Dikemukakannya, UGTP dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata pengetahuan yang dapat dikunjungi masyarakat. "Kalau bisa techno park ini bukan hanya bermanfaat untuk mahasiswa, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat dan sekolah-sekolah yang ada di Cianjur," tuturnya. 
 
Selain itu, Menko PMK minta agar Universitas Gunadarma melalui UGTP dapat berkontribusi besar, dalam pemberdayaan dan pengembangan SDM masyarakat sekitar. Bukan sebatas tempat penerapan hasil riset dosen dan mahasiswa ataupun sekadar pamer teknologi. 
 
Tapi, untuk memberikan 
sumbangsihnya melalui edukasi publik, pemberdayaan masyarakat, serta kawasan konservasi alam berbasis teknologi. "Kalau perlu Universitas Gunadarma membuat sekolah vokasi di Kabupaten Cianjur ini," ujarnya. 
 
Sehingga, betul-betul menghasilkan lulusan yang memiliki pekerjaan layak dan mendongkrak penghasilan nasional. Pada kesempatan itu, Menko PMK didampingi Rektor Universitas Gunadarma Prof Dr ES Margianti SE MM, Kepala L2DIKTI IV wilayah Jawa Barat - Banten Samsuri, serta  Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Cianjur Budi Rahayu Thoyib. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X