• Kamis, 26 Mei 2022

Tinggi, Kontribusi Jateng dalam Menurunkan Angka Kemiskinan Nasional

- Kamis, 20 Januari 2022 | 19:09 WIB
Potret keluarga miskin di Jateng. (Foto: Istimewa)
Potret keluarga miskin di Jateng. (Foto: Istimewa)

 

 

BANJARNEGARA: Peran Jawa Tengah dalam menurunkan angka kemiskinan di tingkat nasional cukup tinggi. Hal itu seiring dengan keberhasilan provinsi ini dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem di berbagai daerah.

"Jawa Tengah memang tidak pernah setengah-setengah dalam memerangi kemiskinan ekstrem. Program pengentasan kemiskinan kita genjot terus menerus," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat meninjau sejumlah bantuan bagi warga Banjarnegara, Rabu (19/1/2022).

Sebagai konsekuensi atas penggalakan pengentasan kemiskinan di wilayahnya, Ganjar tak segan-segan turun ke lapangan melakukan pengecekan program pengentasan kemiskinan ekstrem yang sedang berjalan.

Sejumlah titik pun dikontrol olehnya. Seperti bantuan RSLH (rumah sehat layak huni) Desa Gemuruh. Kemudian bantuan jambanisasi rumah warga Desa Gumingsir, kemudian bantuan RSLH di Desa Plumbungan dan bantuan listrik gratis di Desa Dawuhan.

“Yang menarik disini ternyata juga bantuan listrik dari ESDM, CSR PLN, CSR perbankan, bahkan ada juga CSR dari perusahaan ikan. Buat saya ini surprise. Ada pula bantuan Pemprov. Nah sekarang kita datengi mereka, seperti apa kondisinya," katanya.

Pemprov Jateng, memang menggandeng banyak pihak untuk mengeroyok pengentasan kemiskinan ekstrem di lima daerah, salah satunya Banjarnegara.

Ada hal unik saat Ganjar melihat rumah Mbah Suzit di Desa Dawuhan, Banjarnegara. Saat bertandang, ia melihat kondisi rumah dan ekonomi Mbah Suzit sebenarnya masuk kategori miskin ekstrem.

Halaman:

Editor: Pudyo Saptono

Terkini

Konsumsi Makanan Ini Bisa Tingkatkan Libido Anda

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:03 WIB

UWKS Mulai Berani Gelar Wisuda Secara Luring

Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:28 WIB
X