SidoMuncul Bantu Korban Erupsi Semeru, Irwan Hidayat: Kita Kirim Yang Dibutuhkan Pengungsi

- Rabu, 8 Desember 2021 | 23:05 WIB
Irwan Hidayat dan bantuan SidoMuncul. (Kolase Suatakarya.id)
Irwan Hidayat dan bantuan SidoMuncul. (Kolase Suatakarya.id)

JAKARTA: PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk merespon cepat untuk memberikan bantuan berupa produk-produk SidoMuncul kepada para korban bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021).

Sebagai bentuk kepedulian kepada para korban erupsi Gunung Semeru Perwakilan SidoMuncul di Surabaya dan Malang, Reza Ariffin menyerahkan bantuan produk SidoMuncul dan obat maupun vitamin senilai Rp210 Juta kepada Kolonel Inf. Irwan Subekti selaku Danrem 083 Malang dan Kepala Pengendalian Pusat Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bambang Surya Putra di Posko Tanggap Darurat yang berdekatan dengan lokasi bencana yakni di Desa Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Sementara bantuan lainnya diberikan melalui Polsek Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Sedangkan produk-produk yang diberikan meliputi: Tolak Angin Cair berjumlah 65 karton, Tolak Angin Cair Anak sebanyak 60 karton, Tolak Linu Herbal ada 60 karton, Kopi Jahe mencapai 70 karton, dan Susu Jahe Sido Muncul sebanyak 71 karton.

Produk Yang Dibutuhkan

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat mengatakan pihaknya mengirimkan bantuan berupa produk-produk yang memang saat sekarang dibutuhkan masyarakat yang mengungsi di posko-posko pengungsian yang aman dari erupsi susulan Semeru dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Yakni, antara lain produk berupa minuman-minuman kesehatan, seperti kopi jahe, susu jahe, tolak angin untuk dewasa dan tolak angin cair anak-anak, maupun tolak linu dan lain-lain.

"Produk-produk yang dari farmasi, kita tidak mengirim karena semua produk semacam itu kan harus melalui resep dokter atau obat ethical. Jadi, yang kita kirim hanya produk yang dibutuhkan saja dulu. Kebetulan yang pengungsi butuhkan adalah seperti yang SIdoMuncul produksi agar mereka tidak masuk angin, badan jadi seger karena minum susu atau kopi jahe karena daerahnya kan dingin," ujar Irwan Hidayat saat konpres virtual kepada wartawan di Kantor SIdoMuncul, Cipete, Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Secara khusus Irwan turut prihatin dan menyatakan berbelasungkawa kepada para korban meninggal yang mencapai 34 orang akibat erupsi Semeru. Apalagi, ada cerita-cerita pilu manakala seorang anak rela berkorban demi cintanya kepada sang Ibunda dengan tetap bertahan di tengah amukan awan panas Gunung Semeru.

"Saya ikut mendoakan korban dan keluarganya. Juga, agar semuanya bisa cepat tertangani," kata Irwan yang berharap bantuan ini dapat membantu menjaga kesehatan dan imun tetap kuat bagi para pengungsi dengan tidak melupakan protokol kesehatan karena pandemi belum usai.

Sebagai pengusaha senior, Irwan mengapresiasi kerja sigap dan langkah cepat tanggap dengan menurunkan bala bantuan baik dari koordinasi melalui Forkominda Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dengan Pemerintah Pusat dari Kementerian maupun lembaga sehingga persoalan pengungsi segera diatasi, mulai kebutuhan konsumsi, kesehatan, dan air bersih. Apalagi, Presiden (Joko Widodo), kata Irwan, sudah meninjau di lokasi bencana dan memerintahkan jajarannya untuk gerak cepat mengambil langkah-langkah darurat dan konkret yang diperlukan pengungsi dan masyarakat di lokasi bencana. Memberikan bantuan makanan dan minuman, obat-obatan, selimut, tenda, dapur umum dan akan merelokasi 2.000 rumah terdampak erupsi Semeru dan juga memperbaiki infrastruktur setempat.

"Saya mewakili SidoMuncul selalu mendoakan agar para pengungsi, teman-teman BNPP, PMI, Tagana, TNI dan Polri atau relawan kemanusiaan lainnya selalu diberikan berkat sehat. Mudah-mudahan aktivitas masyarakat bisa kembali normal," ungkap Irwan yang dikenal sebagai salah satu orang kaya Indonesia dan juga filantropi nasional ini.

Gunung Semeru yang berada di dua kabupaten, yakni Malang dan Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB. Lava pijar, suara gemuruh, serta asap pekat berwarna abu-abu menyembur keluar akibat letusan dari puncak Semeru berketinggian 3676 m dari permukaan laut itu.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai Selasa (07/12/2021), korban jiwa akibat erupsi Semeru kini tercatat 34 jiwa, 56 orang luka-luka dan 17 masih dinyatakan hilang. Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa. Bupati Kabupaten Lumajang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari sejak 4 Desember 2021 sampai 3 Januari 2022. ***

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X