• Selasa, 25 Januari 2022

Erupsi Semeru, PLN Dirikan 3 Posko Darurat Bencana

- Minggu, 5 Desember 2021 | 18:55 WIB

SURABAYA: PT PLN (Persero) bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Melalui Yayasan Baitul Maal PLN, mereka menyalurkan bantuan tahap pertama berupa masker kain 800 buah, jas hujan 100 buah, terpal 50 buah, selimut 100 buah dan nasi kotak 100 kotak.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Adi Priyanto, pihaknya juga telah menyiapkan tiga Posko Darurat Bencana di ULP Tempeh, Posko Sumbe, Kacang dan Posko Penanggal. "Bantuan tahap pertama kami berikan di titik pengungsi sementara di pertigaan Jalan Pronojiwo, Desa Supit Urang," ujarnya, Minggu (5/12/2021).

Di sisi lain, pihak perseroan juga terus fokus pada pemulihan suplai listrik ke daerah terdampak bencana tersebut. Perusahaan plat merah ini sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan daerah atau zona yang aman dan zona bahaya. Termasuk zona yang bisa dilewati oleh petugas PLN dalam upaya pengecekan instalasi dan penormalan.

Untuk menambah pasokan listrik, lanjut Adi, PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 kilowatt (kw) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 kw sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat, serta menyiapkan personel bantuan dari ULP/UP3 terdekat.
 
Hingga Minggu (5/12) pukul 06.00 WIB, dari 112 gardu yang terdampak kini 33 gardu sudah menyala kembali, sehingga sebanyak 7.697 pelanggan telah mendapatkan pasokan listrik. "Dalam upaya pemulihan listrik di lokasi bencana, keselamatan masyarakat tetap yang utama," ujarnya.

PLN masih terus berupaya memulihkan seluruh pasokan listrik ke pelanggan. Hingga kini, masih ada 79 gardu distribusi dan 22.826 pelanggan yang terdampak padam. Adapun wilayah yang masih pada tersebut adalah Desa Pronojiwo, Desa Supit Urang, Desa Taman Ayu, Desa Tempursari dan Desa Curah Kobokan.

Beberapa daerah yang masih padam belum dapat dijangkau oleh petugas PLN, karena akses jalan utama (Jembatan Perak Piketnol) yang roboh akibat erupsi.  “Saat ini akses menuju lokasi masih tertutup, akibat patahnya jembatan Perak di Pronojiwo,' ujarnya.

Personil PLN akan segera mengamankan pasokan listrik di lokasi terdampak saat akses kembali dibuka. Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya abu panas lanjutan, di tengah intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang menyertai. "Jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem," ujarnya.***

Editor: Andira

Terkini

X