• Selasa, 25 Januari 2022

Arar, Analisis Multiplier Effect Subitu Papua Barat

- Selasa, 30 November 2021 | 20:02 WIB
Supervisor Dewi Bakul, Sakinah / Foto:skid: (Yacob Nauly)
Supervisor Dewi Bakul, Sakinah / Foto:skid: (Yacob Nauly)

ARAR SORONG: Analisis  manfaat  berganda (multiplier  effect) lahirnya organisasi  Subitu  (Suku Bintuni Bersatu ) Papua Barat  ternyata sangat bermanfaat. Subitu, menjaring anak-anak muda Bintuni untuk berkolaborasi bersama dalam satu wadah usaha kreatif.

Subitu lahir dari gagasan  Pemda Teluk Bintuni dan  BP Tangguh  guna mengembangkan  potensi masyarakat asli  Teluk Bintuni.  Komitmen bersama itu diimplementasikan melalui program  Tangguh  Indigenous Enterprise  Development.

Kehadiran Subitu berpotensi menggerakkan  sejumlah bidang usaha. Karena itu  organisasi  ini  menjadi PT Subitu yang sementara bergerak di bidang kreasi busana. Dengan badan usaha diharapkan  menjawab tantangan peluang bisnis.

Kini PT Subitu kreasi busana melayani  pembuatan pakaian jadi. Seperti seragam dinas pemerintah, seragam sekolah, seragam Satpam. Siap menerima order dalam bentuk partai besar maupun eceran.

Multiplier effect Subitu ini melahirkan peluang bisnis.  Melibatkan  tenaga  kerja maupun spesialis dari putra-putri asli Bintuni, Papua Barat. Pembinanya adalah tenaga ahli bidang busana yang didatangkan dari  pulau jawa dan sulawesi.

PT Sibitu juga menyiapkan seragam olah raga, kaos oblong, kaos polo, kaos sablon, dengan desain terkini. Juga  busana wanita, busana pria dan busana anak.

 Ecoprint Arar

Karena keahlian Subitu di bidang  pembuatan pakaian jadi. Maka  MPU Arar, binaan SKK Migas-KKKS Papua Maluku (Pamalu) menjalin kerja sama  untuk produk  ecoprint.  Masyarakat Arar, bertekad berbisnis tanpa merusak lingkungan.  Sesuai  namanya, ecoprint berasal dari kata eco atau ekosistem.  Yang berarti lingkungan hayati atau alam dan print artinya cetak.

Sistem dengan menjiplak dedaunan dan kemudian merebusnya, mirip seperti proses pembuatan batik, maka sering juga disebut batik ecoprint. Namun, motif yang dihasilkan oleh sistem ecoprint Arar, Sorong Papua Barat ini  lebih kontemporer dibanding batik yang digambar ataupun dicetak dengan motif batik yang klasik.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X