• Selasa, 25 Januari 2022

Hari Pahlawan, Mensos Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan Dan Kebodohan

- Rabu, 10 November 2021 | 19:29 WIB
Mensos Tri Rismaharini (kanan).(foto,ist)
Mensos Tri Rismaharini (kanan).(foto,ist)

JAKARTA: Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengajak seluruh masyarakat mengalahkan musuh bersama, yaitu kemiskinan dan kebodohan. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 “Pahlawanku Inspirasiku” dimana Kemensos mengemban misi bersejarah.

“Semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah mengalahkan musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas,” tutur Mensos, dalam amanat peringatan Hari Pahlawan yang disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin, saat menjadi Pembina Upacara, di halaman utama kantor Kemensos Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Mensos sebagaimana disampaikan Pepen, memberikan penekanan semua orang mempunyai potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.

“Karena, Indonesia mempunyai sumberdaya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis. Tantangan terbesar yang dihadapi, yakni dibutuhkannya kerja secara berkelanjutan, dengan didukung inovasi dan daya kreativitas yang tinggi, serta semangat kewirausahaan pantang menyerah,” terangnya.

Semangat pantang menyerah inilah, lanjutnya, harus diresapi dan dilestarikan sebagai bangsa dalam menghadapi tantangan dan ancaman apapun. “Sebab kita adalah anak dan cucu kandung para Pahlawan Bangsa,” katanya.

Selain sumberdaya alam, Indonesia juga memilki sumberdaya manusia. Dalam 20 tahun mendatang (2020-2040), Indonesia akan memasuki “bonus demografi”, yaitu periode dimana angka _dependency ratio_ mencapai angka minimal.

“Dalam periode ini, akan terdapat lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat. Untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan,” kata Mensos.

Untuk itu, melalui momentum peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 ini, Mensos dalam amanatnya, meminta seluruhnya menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi, di tiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi.

“Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun. Sesederhana memulainya dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya. Kita dan para pahlawan, tentu ingin anak-anak menjadi pemenang. Tidak ada yang tidak bisa, selama kita mau dan berusaha," kata Pepen menyampaikan amanat Mensos.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

X