• Kamis, 8 Desember 2022

Pemerintah Agar Memiliki Satu Data, Sehingga Tidak Terjadi Kesimpangsiuran

- Selasa, 24 November 2020 | 12:21 WIB
 Webinar  BKKBN Edisi Series, topik
Webinar BKKBN Edisi Series, topik

JAKARTA: Sebagai lembaga pemerintah yang fokus pada kegiatan "social marketing" untuk perubahan perilaku, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) harus mampu mendiagnosa permasalahan keluarga. Termasuk mendiagnosa penyebab kemiskinan.

Hal itu dikemukakan Kepala BKKBN DR (HC) dr Hasto Wardoyo So OG (K), saat membuka Webinar Edisi Series dengan topik "Big Data What and For What", dari Jakarta, Senin (23/11/2020).

Webinar diaelenggarakan BKKBN dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan berwawasan kependudukan. "Tanpa diagnosa yang benar semua program akan salah dan hanya menghamburkan dana," ujar Hasto.

Karenanya, imbuhnya, semua harus diawali dengan data. Data merupakan sumber pelita utama untuk melihat fakta dan fenomena sesungguhnya.

Hasto mendukung arahan Presiden Joko Widodo agar pemerintah memiliki satu data, sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran data dari berbagai kementerian. "Data menjadi salah satu wujud nyata pembenahan tata kelola untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Data menjadi landasan pembangunan yang kokoh. Karena data digunakan untuk membuat perencanaan dan pengambilan keputusan. "Perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat," jelas Hasto.

Karena itu, lanjutnya, big data menjadi satu keniscayaan untuk dikelola bersama . "BKKBN mendukung data yang berkualitas. Sistem data base yang terpadu," ungkaonya.

Big data merupakan himpunan data dalam jumlah besar, kompleks, rumit, terstruktur sebagai basis data untuk diolah, dibuat kesimpulan dan digunakan untuk pengambilan keputusan untuk masa depan.

Terkait Sistem Informasi Keluarga (Siga) yang dikembangkan BKKBN, Hasto mengatakan sistem informasi ini menjadi data yang wajib digunakan oleh pemerintah. Untuk itu di 2021, BKKBN kembali akan menggelar Pendataan Keluarga (PK).

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

HUT Ke - 64, Pemprov NTB Gelar Donor Darah

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:15 WIB
X