• Selasa, 16 Agustus 2022

Pria Gay Dan Biseksual Beresiko Terpapar Meningokokus

- Kamis, 30 Juni 2022 | 07:09 WIB
Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)

 



SUARAKARYA.ID: Peringatan bagi pria gay dan biseksual untuk berhati-hati karena akan terpapar meningokokus.

Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan wabah penyakit meningokokus terburuk.  Di antara pria gay dan biseksual, sepanjang sejarah AS.

Laporan hingga Jumat kemarin (26/6/2022), ada 26 kasus dan tujuh kematian.

Baca Juga: Kabar Baik Terkait Masalah Covid 19 Di Indonesia

 24 di antaranya merupakan pria yang berhubungan seks dengan pria.

Enam dari kematian yang dilaporkan juga diidentifikasi sebagai bagian dari komunitas LGBTQ.

CDC hingga kini masih menyelidiki pemicu wabah tersebut.

Associate Director for Prevention, Division of Foodborne, Waterborne, and Environmental Diseases di CDC, Sam Crowe. Menyebut saat ini sebagian kasus hampir ditemukan di seluruh negara bagian AS, meski masih berpusat di Florida.

Baca Juga: Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Penetapan DOB Mabes Polri Kirim Brimob Ke Papua

Penyakit meningokokus tidak selalu mematikan. Umumnya, dua dari 10 orang yang terkena infeksi bakteri meninggal, menurut CDC.

Tetapi begitu seseorang terpapar, perlu segera mendapatkan antibiotik.

Dikutip dari CNN, CDC yang dilaporkan detikcom, memperingatkan pria gay dan biseksual.

Karena holongan ini yang berisiko terpapar meningokokus.

Agar segera melapor ke fasilitas medis.  Jika mengeluhkan gejala seperti leher kaku, sakit kepala, atau gejala mirip flu tetapi sangat parah.

Baca Juga: Viral Berita Arumi Bachsin  Saat Abaikan Permintaan Jabatan Tangan Seorang Ibu Yang Menyambut Kedatangannya

"Demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, bahkan ruam ungu tua. Ini bisa berkembang sangat cepat dan menyebabkan kematian dalam waktu yang sangat singkat. Jadi kami memberi tahu orang-orang jika mereka melihat gejala itu, untuk memastikannya. pergi ke penyedia layanan kesehatan mereka sesegera mungkin," jelas Crowe.

Dikutip dari CDC, berikut gejala yang ditemukan.

Kondisi klinis

Demam
Sakit kepala
Leher kaku pada kasus meningitis meningokokus
Sepsis
Ruam pada meningokokus.
Penularan

Penularan meningokokus bisa menyebar melalui sekresi pernapasan dan tenggorokan saat melakukan kontak dekat.

Pasien meningokokus bisa membawa bakteri di nasofaring hingga menyebarkannya, tanpa mengalami gejala. ***

Sumber: detikcom

Baca Juga: KKB Kembali Tembak Warga Sipil Di Papua

Baca Juga: DPMPTSP Cabut Izin Usaha Semua Outlet Holywings Di Jakarta

Baca Juga: Kawasan Timur Indonesia Masuk Kawasan Hijau PMK

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X