• Sabtu, 20 Agustus 2022

Pidato Di KTT BRICS, Presiden Jokowi: Dunia Harus Bertindak Agar Pembangunan Tidak Hilang

- Minggu, 26 Juni 2022 | 08:27 WIB
Presiden Jokowi. (Tangkapan layar YouTube.)
Presiden Jokowi. (Tangkapan layar YouTube.)

SUARAKARYA.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dunia menghadapi tiga tantangan yang sangat berat. Yakni, tantangan terhadap ketahanan pangan, ketahanan energi, dan stabilitas keuangan yang semakin sulit.

Hal itu disampaikan Presiden dalam pidatonya secara virtual pada Side Event KTT BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa) High-level Dialogue on Global Development dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/6/2022),

"Pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini turun satu persen menjadi 2,6 persen. Pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) semakin tertunda cukup signifikan," kata Presiden dalam tayangan di YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Menag: Panduan Pelaksanaan Kurban Di Tengah Wabah PMK, Demi Rasa Aman Masyarakat

Sebagaimana diketahui, Presiden Tiongkok Xi Jinping menjadi tuan rumah Side Event KTT BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa) High-level Dialogue on Global Development di Beijing, 24 Juni 2022.

Dialog tersebut diadakan dalam format virtual dengan tema “Membina Kemitraan Pembangunan Global untuk Era Baru untuk Bersama-sama Melaksanakan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan”.

Dialog tersebut diikuti oleh para pemimpin BRICS dan para pemimpin negara-negara berkembang yang relevan termasuk Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga: Aksi Nyata GNRM, Gotong Royong Tanam Mangrove Dan Pohon Sukun Di Pulau Tidung Kecil

Menurut Jokowi, dunia harus bertindak sekarang agar tidak terjadi dekade pembangunan yang hilang. Presiden RI pun menawarkan tiga langkah yang harus dijalani bersama.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X