• Jumat, 12 Agustus 2022

Airlangga Ke Petinggi Energy Internasional: Keadilan Sosial Ciptakan Transisi Energi Yang Adil Dan Terjangkau

- Kamis, 26 Mei 2022 | 15:08 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, senior Kadin IndonesIa, Shinta W Kamdani saat bertemu dengan Petinggi Energy Internasional Agency tegaskan keadilan sosial mampu menciptakan transisi rnergi yang adil dan terjangkau (AG Sofyan)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, senior Kadin IndonesIa, Shinta W Kamdani saat bertemu dengan Petinggi Energy Internasional Agency tegaskan keadilan sosial mampu menciptakan transisi rnergi yang adil dan terjangkau (AG Sofyan)

Menanggapi hal tersebut, Menko Airlangga mengatakan perlu hasil yang konkret berupa prototype project yang dapat direplikasi di setiap negara, seperti halnya Carbon Capture Storage and Utilization (CCSU) atau model transisi energi yang berhasil dilakukan Afrika Selatan.

Baca Juga: Kemenperin Dorong Pengembangan Sepeda Listrik Rangka Carbon

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berdialog dengan Petinggi International Energy Agency, yang menggarisbawahi pentingnya just and affordable transition dalam transisi energi (AG Sofyan)

Selanjutnya, Menko Airlangga menyampaikan bahwa permasalahan transisi energi di banyak negara adalah kurangnya pendanaan dan masih banyak negara yang bergantung pada energi fosil, sehingga diperlukan outcome yang harus dapat segera dirasakan manfaatnya, dapat menanggulangi seluruh permasalahan penggunaan energi, dan dengan biaya yang terjangkau. 

Untuk mengatasi masalah pendanaan, diperlukan sumber pendanaan yang kuat seperti dari Asian Development Bank (ADB) atau dana multilateral lainnya.

Menko Airlangga juga menggarisbawahi pentingnya just and affordable transition dalam transisi energi. 

Baca Juga: Airlangga: Pemerintah Komitmen Dorong Transisi Energi Terbarukan, Mobil Listrik Dan Ekonomi Hijau

“Tidak hanya memperhitungkan cost and benefits, tetapi juga memastikan tidak ada yang tertinggal dalam prosesnya. Jika dikelola dengan baik, transisi energi dapat berdampak positif di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup berupa pekerjaan baru dan lapangan kerja yang lebih luas. Sebaliknya, transisi energi juga memiliki risiko pengangguran dan defisit transaksi berjalan,” pungkas Airlangga yang disebut ekonom dan teknokrat yang memiliki visi besar untuk kemajuan Indonesia ini***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X