• Selasa, 16 Agustus 2022

Di Tengah KTT ASEAN-AS, Menlu RI Hadiri Pertemuan Menlu G7, Bertemu Bilateral Dengan Menlu AS

- Minggu, 15 Mei 2022 | 18:43 WIB
Menlu RI Retno Marsudi. (Kemenlu RI.)
Menlu RI Retno Marsudi. (Kemenlu RI.)

Dikutip dari laman resmi G7 bahwa G7 akan melakukan kolaborasi dalam rangka memecahkan masalah-masalah global, khususnya yang berkaitan dengan masalah ekonomi.

Dalam agenda G7, para menteri dan pejabat dari negara anggota akan mengadakan berbagai pertemuan. Dari sini, mereka akan membentuk suatu kesepakatan serta mempublikasikan pernyataan bersama berkaitan dengan persitiwa-peristiwa global.

Baca Juga: LGBT Menurut Gus Fahrur, Bisa Disembuhkan, Begini Caranya

Meski pertemuan-pertemuan G7 tidak bisa mengeluarkan sebuah aturan atau undang-undang yang mengikat, tetapi tak dapat disangkal terdapat sejumlah keputusan dari G7 yang memiliki efek global.

Menlu RI - Menlu AS
 
Pada hari yang sama, Menlu RI juga telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu AS, Anthony Blinken, membahas kerja sama bilateral, regional, dan berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama.
 
Menlu AS menyampaikan apresiasi atas peran dan kepemimpinan Indonesia baik sebagai koordinator kemitraan ASEAN-AS maupun kepemimpinan Indonesia di ASEAN dan beberapa isu global seperti Afghanistan.

Baca Juga: Diizinkan JIS Digunakan Sebagai Tempat Reuni 212
 
Dalam kerja sama bilateral, kedua Menlu sepakat untuk meningkatkan kerja sama kesehatan, terutama dalam kerangka kesiapan menghadapi potensi pandemi di masa datang.
 
Indonesia dan Amerika Serikat, menyambut baik peningkatan status kemitraan ASEAN-AS menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.
 
Menlu AS menjelaskan mengenai inisiatif Indo-Pacific Economic Partnership (IPEF) yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Indonesia sampaikan harapan agar IPEF dapat saling melengkapi dan di-sinergikan dengan implementasi prioritas kerjasama dalam ASEAN Oulook on the Indo-Pacific (AOIP).
 
Dalam pembahasan isu global, kedua Menlu bertukar pandangan tentang situasi di Ukraina, dan Afghanistan. ***

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: Kemenlu RI

Artikel Terkait

Terkini

X