• Sabtu, 3 Desember 2022

Shireen Abu Akleh, Wartawan Al Jazeera Dibunuh Oleh Tembakan Israel

- Kamis, 12 Mei 2022 | 08:31 WIB
Pasukan Israel  Shireen Abu Akleh di kepala saat dia sedang bertugas di Jenin di Tepi Barat yang diduduki. (Al-Jazeera)
Pasukan Israel Shireen Abu Akleh di kepala saat dia sedang bertugas di Jenin di Tepi Barat yang diduduki. (Al-Jazeera)

Salah satu mantan rekan Abu Akleh, Mohammad Hawwash, yang mengenalnya selama lebih dari 25 tahun, mengatakan bahwa dia adalah “wartawan sejati”.

“Shereen adalah seorang jurnalis profesional dan tidak memihak yang menyampaikan realitas dan peristiwa apa adanya,” Hawwash, 70, mengatakan kepada Al Jazeera.

Koresponden TV Palestina Christine Rinawi, yang sering bersama Abu Akleh di lapangan di Yerusalem, mengatakan mendiang reporter itu adalah "profesor di dunia jurnalisme."

"Kami akan bertemu berjam-jam di lapangan, kami akan ditangkap bersama, kami terluka bersama. Shireen adalah pesan sepanjang kehidupan jurnalistiknya, dan bahkan dalam kemartirannya, dia adalah sebuah pesan,” kata Rinawi kepada Al Jazeera.

“Ini adalah hari yang menyedihkan, hari yang kelam. Tidak ada kata-kata untuk menjelaskan rasa sakit yang kita semua alami,” tambahnya.

Militer Israel mengatakan tentaranya diserang dengan tembakan senjata berat dan bahan peledak saat beroperasi di Jenin, dan mereka membalas. Ia menambahkan bahwa itu "menyelidiki acara".

Kantor Al Jazeera di Jalur Gaza, di sebuah gedung yang juga menampung Associated Press, dibom oleh pasukan Israel selama serangan setahun yang lalu, dan wartawan Palestina dan internasional mengatakan mereka telah secara teratur menjadi sasaran pasukan Israel di Tepi Barat dan Tepi Barat yang diduduki. Yerusalem Timur yang diduduki.

Banyak orang di Palestina dan luar negeri turun ke media sosial untuk mengungkapkan keterkejutan dan kesedihan mereka.

“Pasukan pendudukan Israel membunuh jurnalis tercinta kami Shireen Abu Akleh saat meliput kebrutalan mereka di Jenin pagi ini. Shireen adalah jurnalis Palestina paling terkemuka dan teman dekat,” tulis Husam Zomlot, duta besar Palestina untuk Inggris.

Mereka yang mengenalnya menggambarkannya sebagai pemberani, baik hati, dan bersuara untuk Palestina.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Al Jazeera

Tags

Terkini

Bakamla RI Gelar ASEAN Coast Guard Forum 2022 di Bali

Selasa, 22 November 2022 | 21:46 WIB
X