• Minggu, 26 Juni 2022

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba Di Washington DC, Transit Di Amsterdam

- Rabu, 11 Mei 2022 | 15:55 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Washington DC, AS. (Setkab.go.id)
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Washington DC, AS. (Setkab.go.id)

Baca Juga: Hadiri KTT ASEAN-AS, Jokowi Ingin Jadikan Indo-Pasifik Kawasan Damai, Stabil, Sejahtera

Tiba di Bandara Internasional Schipol, Presiden dan Ibu Iriana disambut Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda Mayerfas dan langsung menuju ruang tunggu.

Presiden dan rombongan transit sekitar dua jam untuk menunggu pengisian bahan bakar pesawat. Setelahnya Presiden dan rombongan melanjutkan penerbangan menuju Washington DC, AS dan tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Selasa (10/5/2023) malam waktu setempat atau Rabu (11/5/2022) pagi WIB.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Pesan Wapres Kepada Para Gubernur: Tingkatkan SDM Daerah, Cegah KKN, Kikis Praktik Jual Beli Jabatan

Pertemuan dengan Joe Biden

Di Washington DC, rangkaian pertemuan menanti Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke AS, 11-13 Mei 2022. Bersama pemimpin ASEAN lainnya, Presiden Jokowi akan berpartisipasi dalam rangkaian pertemuan KTT Khusus ASEAN-AS atau ASEAN-US Special Summit (AUSS) selama dua hari.

Selain menghadiri pertemuan dengan anggota Kongres, Presiden Jokowi akan bertemu dengan para CEOs besar AS. Kemudian, Presiden akan melakukan pertemuan dengan Wapres AS Kamala Harris dan Tim Perubahan Iklim Amerika.

Sebagai puncaknya, Presiden akan melakukan pertemuan Tingkat Tinggi
Pemimpin ASEAN dengan Presiden AS Joe Biden.

Sebagai koordinator kemitraan ASEAN-AS periode 2021-2024, menurut Presiden Jokowi, Indonesia berharap KTT Khusus ini akan menghasilkan kerja sama yang dapat berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: BPMI Setpres

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X