• Jumat, 9 Desember 2022

Belum ada Kabar WNI Terkena Musibah Gampa 7,3 Magnitudo Di Jepang

- Kamis, 17 Maret 2022 | 14:56 WIB
Ilustrasi Gempa 7,3 Magnitudo Di Jepang (Istimews)
Ilustrasi Gempa 7,3 Magnitudo Di Jepang (Istimews)

 

SUARAKARYA.ID: Gempa  bumi magnitudo 7,3 yang mengguncang Jepang hari ini memmbuat perhatian masyarakat dunia tertuju ke  negara  Sakura itu.

Manyangkut mengkhawatirkan keluarga baik anak saudarau atau orang tua yang ada di Jepang.
 Merekankhawatir jangan samoai dampak gemba dasyat itu menimpa warga atau saudara mereka.

Kedutaan Besar RI di Tokyo mengatakan  sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa gempa yang terjadi di Jepang pada Rabu (16/3/2022) malam.

"KBRI telah melakukan komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat di wilayah terdampak dan belum terdapat  WNI yang terluka atau terdampak gempa. Hanya beberapa yang terdampak pemadaman listrik," kata KBRI Tokyo dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, (17/3/2022) seperti dilansir dari antaraNewd.

Berdasarkan data KBRI Tokyo, jumlah WNI di Jepang sekitar 67 ribu orang.

Sementara jumlah WNI yang tercatat bertempat tinggal di sekitar episentrum gempa, yakni di daerah pantai Barat Jepang, adalah 984 WNI di Miyagi dan 540 WNI di Fukushima.

Berdasarkan pemantauan media NHK di seluruh wilayah terdampak, hingga pukul 05.30 waktu setempat (03.30 WIB) terdapat dua korban jiwa dan 92 korban luka.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 7,4 mengguncang Jepang pada Rabu malam, 16 Maret 2022 pukul 23.36 waktu setempat (21.36WIB).

Gempa berpusat di pesisir prefektur Fukushima dengan kedalaman sekitar 60 kilometer.

Gempa telah menyebabkan beberapa kerusakan dan peringatan tsunami.

Terdapat peringatan tsunami bagi wilayah Fukushima dan Miyagi, namun peringatan tersebut telah dicabut pada Kamis (17/3) pukul 05.00 waktu setempat (03.00 WIB).

Gempa telah menyebabkan kereta Shinkansen keluar jalur di antara stasiun Fukushima dan Shiroishizao, namun seluruh 96 penumpang dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak terdapat korban luka.

Sejumlah wilayah mengalami mati listrik, kebocoran air dan penghentian sementara jalur kereta, namun tidak terdapat kerusakan bangunan yang parah.

Menurut keterangan KBRI Tokyo, perusahaan pengelola pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima, TEPCO, telah menyatakan kondisi PLTN aman dan tidak terdapat perubahan tingkat radiasi. ***































Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

Bakamla RI Gelar ASEAN Coast Guard Forum 2022 di Bali

Selasa, 22 November 2022 | 21:46 WIB
X