• Minggu, 26 Juni 2022

Invasi Rusia Ke Ukraina Satelit Internet Di Eropa Diretas

- Senin, 7 Maret 2022 | 15:39 WIB
Gangguan Internet Satelit Di Eropa (Istimewa)
Gangguan Internet Satelit Di Eropa (Istimewa)

 


SUARAKARYA.ID Akibat invasi Rusia ke Ukraina sejumlah penunjang komunikasi terganggu di beberapa negara Eropa. Bahkan yang terkena serangan, berskala besar.
Akibatnya, koneksi internet terputus di sejumlah negara.

Penyedia internet satelit menjelaskan serangan menimpa penyedia jaringan internet satelit  Viasat Asal Amerika ini. Seperti diketahui Viasat ini penyedia internet satelit di sejumlah negara Eropa termasuk Ukraina. 

Sejak Rusia menginvasi Ukraina beberapa waktu lalu. Operator  Amerika Serikat ini memang sudah mengalami beberapa gangguan di jaringannya.

Viasat menyebut perangkat terminal milik penggunanya yang berlokasi di Eropa Timur dan Tengah rusak karena disabotase. Sementara Spiegel, majalah mingguan asal Jerman, menyebut kalau gangguan ini diduga ada hubungannya dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Akibat serangan siber ini, pemakai layanan internet berbasis satelit KA-SAT ini tak bisa mengakses internet. Para pengguna pun diminta untuk tak memperbarui software modemnya yang terhubung ke jaringan Viasat.Karena diduga bisa merusak modem tersebut.

Dampak serangan ini tak cuma buat konsumen biasa, karena jaringan internet satelit Viasat itu juga dipakai di sejumlah pembangkit listrik tenaga angin di Jerman. Setidaknya ada tiga turbin angin yang terhubung ke internet menggunakan Viasat.

Kini tiga turbin angin tersebut tak bisa dipantau dan dikontrol secara remote. Untungnya, turbin tersebut tetap beroperasi dan bisa menghasilkan listrik, demikian dikutip dari DetikNET, Senin (7/3/2022).

Modus penyebaran malware lewat pembaruan software menunjukkan kalau serangan siber ini dilakukan oleh profesional, dan punya tujuan yang jelas -- bukan motif ekonomi --, seperti mengganggu koneksi internet di area tertentu.

Layanan Viasat ini sama dengan layanan Starlink yang ditawarkan oleh SpaceX. Elon Musk, bos SpaceX, sebelumnya juga mengirimkan satu truk berisi perangkat terminal untuk mengakses jaringan Starlink ke Ukraina.

Kemudian ia memperingatkan kalau warga Ukraina yang memakai layanan Starlink harus berhati-hati, karena itu adalah satu-satunya layanan internet non Rusia yang tersisa di Ukraina. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X