• Kamis, 26 Mei 2022

Burkina Faso Bergolak, Rakyat Dukung Militer Lakukan Kudeta Tapi Penguasa Membantah

- Senin, 24 Januari 2022 | 08:18 WIB
Rakyat Burkina Faso mendukung militer ambil alih kekuasaan  (reuters)
Rakyat Burkina Faso mendukung militer ambil alih kekuasaan (reuters)

SUARAKARYA.ID: Burkina Faso kembali bergolak setelah upaya kudeta gagal tahun 2015. Kini militer membrontak. Tembakan terus menerus terdengar dari kamp-kamp militer di Burkina Faso, Minggu.

Tentara yang memberontak menuntut lebih banyak dukungan untuk perjuangan melawan gerilyawan dan pengunjuk rasa menggeledah markas besar partai politik Presiden Roch Kabore.

Pemerintah menyerukan ketenangan, menyangkal spekulasi di media sosial bahwa tentara telah merebut kekuasaan atau menahan Kabore.

Seorang juru bicara para pemberontak mengatakan mereka menuntut sumber daya dan pelatihan yang "tepat" bagi tentara dalam memerangi militan yang terkait dengan Al Qaeda dan Negara Islam dan pengunduran diri kepala tentara dan intelijen.

Frustrasi di negara penghasil emas Afrika Barat telah berkembang dalam beberapa bulan terakhir karena keamanan yang memburuk. Kematian 49 polisi militer dalam serangan militan pada November memicu protes jalanan yang penuh kekerasan yang menyerukan Kabore untuk mundur.

Para pengunjuk rasa di jalan-jalan ibukota Ouagadougou pada hari Minggu mendesak tentara untuk melangkah lebih jauh, meneriakkan "Bebaskan negara!"

Pemberontakan tersebut menggarisbawahi ancaman yang ditimbulkan oleh meningkatnya pemberontakan Islam di seluruh wilayah Sahel Afrika Barat, sebidang tanah semi-kering di bawah Gurun Sahara.

Para militan telah menguasai petak-petak wilayah di Burkina Faso dan tetangganya, Mali dan Niger. Dalam beberapa kasus, mereka memaksa warga untuk mematuhi interpretasi keras mereka terhadap hukum Islam.

Tembakan senjata berat pertama kali terdengar pada hari Minggu di kamp Sangoule Lamizana Ouagadougou, yang menampung sebuah penjara yang narapidananya termasuk tentara yang terlibat dalam upaya kudeta yang gagal tahun 2015, pada pukul 05:00 (0500 GMT), kata wartawan Reuters. 

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasad Terima Atase Darat Amerika Serikat

Kamis, 12 Mei 2022 | 23:14 WIB
X