• Senin, 27 Juni 2022

Berharap Dipermudah Mendapat Nota Diplomatik, BSMI Kirim Sejumlah Dokter Spesialis Ke Palestina

- Sabtu, 22 Mei 2021 | 18:50 WIB
Ketua Umum BMSI  M Djazuli Ambari (kedua dari kiri)  dan  Dewan Penasehat BMSI dr. Basuki  Supartono (ketiga dari kanan) berfose  saat pelepasan tim relawan medis ke Gaza, Palestina di markas BMSI Kompleks Depsos, Kampung Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (22/5/2021).
Ketua Umum BMSI M Djazuli Ambari (kedua dari kiri) dan Dewan Penasehat BMSI dr. Basuki Supartono (ketiga dari kanan) berfose saat pelepasan tim relawan medis ke Gaza, Palestina di markas BMSI Kompleks Depsos, Kampung Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (22/5/2021).

JAKARTA: Lembaga Swadaya Masyarakat (LMS) Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) mengirim tim medis terdiri dari sejumlah dokter spesialis dan perawat ke Gaza, Palestina.

BSMI berharap Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memberi kemudahan Nota Diplomatik untuk dibawa ke Kedubes Indonesia di Mesir agar misi kemanusiaan ini dipermudah. Pengiriman relawan medis ini menyusul pengiriman obat-obatan dan alat kesehatan yang terlebih dahulu dilakukan.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) BSMI M Djazuli Ambari. Ia mengatakan, para relawan berangkat sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang aktif dalam misi kemanusiaan dunia.

BSMI kata Djazuli sudah sejak 2009 aktif melakukan misi kemanusiaan ke Palestina, yang dilanda peperangan dengan Israel.

Djazuli menambahkan, pihak Kementerian Kesehatan Palestina secara resmi meminta BSMI membantu kebutuhan kesehatan, terutama di Gaza.

"Dalam surat resminya Kementerian Kesehatan (Palestina) memerlukan dukungan obat-obatan, peralatan laboratorium, fisioterapi, alat untuk tindakan operasi, termasuk bahan bakar untuk rumah sakit," kata Djazuli dalam konferensi pers di markas BSMI, Kompleks Depsos, Kampung Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (22/5/2021).

"Kontak kita di Gaza juga menyebut bantuan dokter spesialis sangat membantu di rumah sakit-ru.ah sakit Indonesia di Gaza dan wilayah Palestina selatan ," ucapnya lagi.

Dirinya mengungkapkan, pihak BSMI telah menyalurkan bantuan tahap pertama. Bantuan masyarakat Indonesia itu diberikan untuk pemenuhan obat-obatan, kursi roda dan alat bantu korban luka serta santunan bagi korban luka, termasuk perempuan dan anak di Rumah Sakit Asy-Shifa Gaza.

"Selanjutnya insyaallah pengiriman relawan medis ke Gaza dan bantuan ambulans sumbangan dari masyarakat Indonesia. BSMI fokus pada tindakan kemanusiaan di bidang medis. Kami akan berkoordinasi dengan semua stakeholder resmi termasuk Kementerian Luar Negeri," ujar Djazuli.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

X