• Sabtu, 25 Juni 2022

Pernyataan Lengkap Menlu RI Di Sidang PBB: 'Hentikan Kekerasan Di Palestina!'

- Jumat, 21 Mei 2021 | 21:20 WIB
Foto: Dok Kemlu.
Foto: Dok Kemlu.

JAKARTA: Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno LP Marsudi kembali menegaskan posisi Indonesia terkait krisis Israel-Palestina di Jalur Gaza dalam Sidang Majelis Umum (SMU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas PBB, New York, AS, Kamis (20/05/2021) malam waktu Jakarta.

Intinya, Indonesia sangat prihatin dan mendesak PBB agar melakukan tindakan nyata untuk menghentikan aksi kekerasan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, hampir dua pekan terakhir. 

Menurut Menlu Retno, inti masakah krisis Israel-Palestina adalah penjajahan. Oleh sebab itu, masyarakat internasional berhutang kepada bangsa Palestina. Yakni, sebuah kemerdekaan bangsa Palestina yang terus tertunda, untuk hidup berdampingan dan setara dengan kita semua.

"Pendudukan dan agresi Israel yang terus berlangsung tidak hanya patut dikecam tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran berat hukum internasional yang memerlukan aksi dari kita," ujar Menlu Retno pula.

Perang Gaza sendiri yang berlangsung selama 11 hari telah membawa korban 232 orang tewas dari pihak Palestina, terdiri-dari 65 anak kecil dan 39 perempuan serta 1.900 orang luka-luka. Dari pihak Israel tercatat 12 orang tewas dan 600 orang luka-luka. 

Berikut ini pernyataan lengkap Menlu Retno LP Marsudi dalam Sidang Pleno ke-67, SMU PBB tersebut, yang dirilis di laman resmi Kemlu.

Yang Mulia Sekretaris Jenderal,

Hari ini, saya hadir di sini untuk berjuang demi kemanusiaan.

Hari ini, saya hadir di sini untuk berjuang bagi keadilan masyarakat Palestina.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X