• Minggu, 26 Juni 2022

Krisis Israel-Palestina, Indonesia Desak Penghentian Kekerasan Dan Gencatan Senjata

- Senin, 17 Mei 2021 | 16:54 WIB
Foto: YouTube.
Foto: YouTube.

JAKARTA: Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI) Retno LP Marsudi menegaskan bahwa hasil pertemuan tingkat menteri Negara-negara Kerja Sama Islam (OKI) mengkhawatirkan situasi yang berkembang di Palestina saat ini menyusul agresi Israel ke wilayah tersebut, yang mengakibatkan banyak korban warga sipil. 

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers virtual terkait pembahasan perkembangan Pertemuan Luar Biasa Tingkat Menteri Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam - OKI (Open-ended Extraordinary Ministerial Meeting of the OIC Executive Committee), Jakarta, Minggu (16/5/2021). 

Dalam pertemuan tingkat menteri bersama perwakilan negara-negara anggota OKI tersebut, Indonesia secara aktif mendorong   agar OKI dapat menghasilkan kesepakatan yang nyata. Pembahasan tentang resolusi terhadap agresi militer Israel di Palestina masih terus diupayakan dalam pertemuan itu.

Indonesia sendiri menekankan pentingnya setiap dari negara anggota OKI menggunakan pengaruh masing-masing agar kekerasan dapat dihentikan, dan dapat segera dilakukan upaya de-eskalasi dan gencatan senjata.

"Dalam komunikasi tersebut, kita juga bertukar pikiran mengenai berbagai forum dan mekanisme internasional yang dapat kita pakai untuk membantu Palestina dan meredakan situasi ketegangan saat ini," kata Menlu Retno 

OKI juga masih menanti langkah Dewan Keamanan PBB yang akan melakukan pertemuan untuk membahas krisis Israel-Palestina. "Kita masih belum tahu apa hasil dari pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari ini," ujarnya. 

Berikut ini Pernyataan Pers Menlu RI Retno Marsudi pada Pertemuan Extraordinary Open-Ended Ministerial Meeting OIC Executive Committee, Jakarta, 16 Mei 2021,  diunggah di laman resmi Kemenlu.

Rekan-rekan media yang saya hormati,

Pertama-tama, selamat sore dan pada kesempatan yang baik kali iini saya ingin menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri bagi rekan-rekan yang merayakannya. Mohon maaf lahir batin dan semoga ibadah puasa yang kita jjalankan selama bulan Ramadhan dapat menjadikan kita pribadi yang lebih baik, selain itu kita semua dapat segera keluar dari pandemi Covid-19, amin.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

X