KY Verifikasi Dahulu Laporan Pembela Kuat Maruf Sebelum Tindak Lanjuti

- Kamis, 8 Desember 2022 | 19:42 WIB
Komisi Yudisial
Komisi Yudisial

 

 

SUARAKARYA.ID: Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Djuyamto SH MH menyatakan bukan suatu hal yang luar biasa apabila pihak berperkara melaporkan majelis hakim ke Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA). Sebab, melapor itu sendiri menjadi hak para pihak berperkara dalam menyikapi apa yang dilakukan majelis hakim dalam melakukan tupoksinya.

Termasuk menyampaikan laporan ke Komisi Yudisial (KY). “Saya kira KY dan Bawas MA pasti akan mempelajari dulu apakah laporan tersebut memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti atau tidak sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut,” kata Djuyamto ketika disinggung perihal pelaporan penasihat hukum Kuat Ma’ruf ke KY dan Bawas MA, Kamis (8/12/2022).

Juru Bicara KY Miko Ginting membenarkan adanya laporan dari tim penasihat hukum Kuat Ma’ruf kepada majekis hakim PN Jakarta Selatan yang menyidangkan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Baca Juga: Presiden Jokowi Apresiasi Upaya KY Bangun Transparansi

“Benar, yang bersangkutan (Kuat Ma’ruf) melalui kuasa hukumnya melaporkan Ketua Majelis kepada Komisi Yudisial,” kata Miko, Kamis (8/12/2022).

Menurut Miko, sebelum mengambil tindakan lebih jauh, KY bakal melakukan verifikasi terhadap laporan tersebut terlebih dahulu. Hal itu dilakukan untuk menentukan apakah laporan tersebut bisa memenuhi syarat atau tidak untuk ditindaklanjuti. “Yang pasti, Komisi Yudisial akan memeriksa laporan ini secara obyektif,” tutur Miko.

Tim penasihat  hukum terdakwa Kuat Maruf melaporkan Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso ke KY dan Bawas MA. Wahyu Iman Santoso dilaporkan terkait dugaan pelanggaran kode etik di persidangan.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X