Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Anggota JAD Jawa Barat

- Rabu, 7 Desember 2022 | 18:12 WIB
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Anggota JAD Jawa Barat (Istimewa)
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Anggota JAD Jawa Barat (Istimewa)


SUARAKARYA.ID: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan  pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jabar.

Sigit mengatakan dari hasil pemeriksaan sidik jari polisi mendapatkan identitas pelaku, yakni Agus Sujatno alias Agus Muslim.

Sigit juga tak menampik pelaku merupakan eks napi teroris (napiter) yang ditahan di LP Nusakambangan.

Baca Juga: Teridentifikasi Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Jawa Barat

"Pelaku terafiliasi dengan JAD Bandung atau JAD Jawa Barat. Tim bekerja untuk bisa menuntaskan apa yang terjadi," kata Sigit usai meninjau lokasi, Rabu (7/12/2022).

Sigit juta mengatakan saat ini satgas telah bergerak untuk mengusut tuntas jaringan pelaku.

"Dari olah TKP ini kita lakukan proses pencarian terhadap kelompok yang terafiliasi dengan pelaku di TKP," kata Sigit.

Baca Juga: Polri Umumkan 1 Anggota Polisi Meninggal Akibat Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyer Bandung

Identitas terduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar sudah terungkap. Dia bernama Agus Sujatno (34) yang memiliki alamat di wilayah Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

Identitas pelaku turut dibenarkan kakek tirinya, Supono (84). Supono memastikan wajah pada mayat yang tubuhnya terpotong saat aksi bom bunuh diri itu terjadi merupakan cucunya.

"Iyah betul, itu Agus. Dia cucu tiri saya," kata Supono saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: Bom Bunuh Diri Kembali Terjadi di Bandung

 Sempat Ditahan di Nusakambangan
Supono telah bersedia memberikan informasi ini kepada awak media. Ia pun menyebut, Agus telah lama meninggalkan rumah di Bandung hingga akhirnya diketahui menetap di Sukaharjo, Jawa Tengah.

"Dia udah lama enggak di rumah, nikah juga enggak ngasih tahu. Cuma ngabarin aja kalau si Agus ini sekarang tinggalnya di Sukaharjo di Jawa Tengah," ungkap Supono.

Dari keterangan yang didapat detikJabar dari Supono, Agus merupakan mantan napi teroris (napiter) yang mendekam di Lapas Nusakambangan pada 2017. Agus lalu bebas bersyarat pada 2021.

Baca Juga: Korban Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar adalah Kapolsek dan Bawahannya

"Dulu pernah dipenjara di Nusakambangan, kasus teroris juga. Tahun segitu (2017) dia dipenjaranya," kata Supono saat ditemui wartawan di kediamannya, Rabu (7/12/2022).

Supono mengaku sudah lepas komunikasi dengan Agus sejak lama. Termasuk saat dipenjara di Nusakambangan, Supono sudah tidak pernah berkomunikasi lagi dengan Agus.

"Udah lama enggak pernah kontak-kontak lagi, nikah juga enggak tahu saya. Tahu-tahu udah punya anak Agus-nya," tutur Supono.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri Kembali Terjadi di Bandung

Ia pun mengaku kaget dan terpukul atas peristiwa ini. Ia sudah memastikan terduga pelaku bom bunuh diri itu merupakan cucunya setelah melihat dari foto-foto yang tersebar di jejaring media sosial.

"Kaget saya juga, terpukul rasanya. Padahal orangnya baik, nurut sama orang tua," pungkasnya.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jabar.

Baca Juga: Lirik Lagu Doremi - Budi Doremi

Sigit mengatakan dari hasil pemeriksaan sidik jari polisi mendapatkan identitas pelaku, yakni Agus Sujatno alias Agus Muslim. Sigit juga tak menampik pelaku merupakan eks napi teroris (napiter) yang ditahan di LP Nusakambangan.

Sumber: Siaran Pers Polri

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X