Setelah Brigadir J Tewas, Ferdy Sambo Langsung Buat Rekayasa Dirinya Tak Terlibat

- Rabu, 7 Desember 2022 | 16:47 WIB
Ferdy Sambo
Ferdy Sambo

 

 

SUARAKARYA.ID:  Ferdy Sambo langsung berinisiatif membuat rekayasa agar dirinya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Salah satu caranya membuat rekayasa tembak menembak.

Hal itu diungkapkan Sambo saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Setelah Eliezer menembak, Sambo kemudian mengambil senjata Brigadir J dari pinggang korban kemudian menembakkan senjata api tersebut ke tembok. Tidak itu saja, dia selanjutnya menaruh pistol tersebut ke tangan Brigadir J.

Sebelum kejadian tragi situ terjadi, Sambo terlebih dulu meminta Ricky Rizal untuk memback-upnya apabila Brigadir J yang akan ditegur melakukan perlawanan. Ricky tidak bersedia menembak Brigadir J apabila macam-macam sama Sambo.

Oleh karenannya, Sambo meminta Eliezer untuk menembak Brigadir J, dan Eliezer bersedia. “Eliezer pun menembak Brigadir J hingga tewas. Itu kejadian cepat sekali, tidak sampai seperkian detik, cepat sekali penembakan itu. Saya kaget, kemudian saya sampaikan “stop berhenti”. Soalnya, begitu melihat Yoshua jatuh kemudian sudah berlumuran darah saya jadi panik Yang Mulia," tutur Sambo selaku saksi mahkota dalam sidang kasus Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf di PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Tersangka Utama, Kapolri: Tidak Ada Tembak Menembak, FS Rekayasa Kasus Kematian Brigadir J

Terdakwa Eliezer tampak menggelengkan kepala dengan wajah agak geram mendengar kesaksian Ferdy Sambo. Namun kemudian Eliezer terus mencatat dan mencatat sambil sesekali berbisik dengan penasihat hukumnya Ronny Talapessy.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X